Pembangunan Jembatan Gantung untuk Warga Pedalaman di Gayo Lues, Aceh
Selasa, 07 Jul 2026, 22:17 WIBBanda Aceh - Prajurit TNI AD membangun jembatan gantung untuk masyarakat di pedalaman Desa Bustanussalam, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh sebagai upaya membuka keterisoliran warga setempat.
"Jembatan ini dibangun sebagai solusi atas kebutuhan masyarakat akan akses yang lebih aman dan mudah menuju dusun serta jalan menuju area pemakaman," kata Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Selasa.
Pembangunan jembatan gantung tersebut melihat prajurit TNI AD dari Koramil 03/Blangkejeren jajaran Kodim 0113/Gayo Lues dan personel Yon TP 855/Raksaka Dharma.
Karena medan yang ekstrem dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, para prajurit TNI terpaksa mengangkut bahan material jembatan dengan cara memikul dan berjalan kaki. Serta menggunakan motor trail dinas TNI untuk menerobos derasnya arus sungai.
Dalam proses yang berat tersebut, beberapa prajurit bahkan sempat terjatuh dan jungkir balik bersama kendaraan mereka demi memastikan material sampai ke lokasi tujuan.
Letkol Arm Fran menjelaskan, bahwa jembatan gantung yang sedang dibangun bersama masyarakat setempat secara gotong royong ini memiliki panjang 70 meter.
Ia menyampaikan, sebelum adanya jembatan ini, warga Desa Bustanussalam harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai berarus deras setiap kali beraktivitas. Kondisi paling memprihatinkan terjadi saat warga harus mengantarkan jenazah menuju tempat pemakaman umum (TPU).
"Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujarnya.
Dandim menuturkan, masyarakat desa juga sangat antusiasme menyambut proyek pembangunan jembatan gantung tersebut. Sehingga, secara sukarela mereka ikut turun ke lapangan membantu para prajurit.
"Jembatan gantung ini diharapkan dapat melancarkan mobilitas, meningkatkan keselamatan, serta mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Bustanussalam yang selama ini terisolir," kata Letkol Arm Fran Desiafan.
Sebagai informasi, Kodim 0113/Gayo Lues bersama prajurit Yon TP 855/Raksaka Dharma, serta Yonzipur 16 Dam IM serta masyarakat terus mempercepat pembangunan 53 jembatan di sejumlah titik dalam wilayahnya, baik jembatan aramco, beton dan gantung.
- jembatan gantung
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.