• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Babak Baru Melawan Inferti...

Babak Baru Melawan Infertilitas dan Menopause

Selasa, 07 Jul 2026, 07:37 WIB

SELAMA puluhan tahun, dunia kedokteran dibangun di atas satu asumsi sederhana: perempuan lahir dengan seluruh cadangan sel telur yang akan dimilikinya sepanjang hidup. Konsep ini menjadi dasar mutlak bagi penjelasan mengenai penurunan kesuburan, menopause, hingga strategi terapi infertilitas.

Berbeda dengan laki-laki yang memproduksi sperma secara berkala sepanjang hidupnya, pasokan sel telur perempuan dianggap sebagai komoditas terbatas yang akan terus menyusut seiring bertambahnya usia. Namun, dogma tersebut kini mulai dipertanyakan.

Ket. Foto: Ilustrasi pengobatan infertilitas. — Sumber: Istimewa

Penemuan oogonial stem cells (OSC) atau sel punca penghasil sel telur membuka babak baru dalam dunia medis. Jika keberadaan OSC ini terbukti benar pada manusia, dampaknya tidak sekadar mengubah buku teks biologi, melainkan merevolusi cara para dokter menangani infertilitas, menopause, hingga penuaan sistem reproduksi perempuan.

Salah satu sektor yang akan merasakan dampak langsung dari teknologi OSC adalah pengobatan infertilitas. Saat ini, terapi kesuburan seperti bayi tabung (in vitro fertilization/IVF) memiliki keterbatasan mendasar: hanya bisa memaksimalkan jumlah sel telur yang masih tersisa di ovarium pasien. Ketika cadangan tersebut habis akibat faktor usia atau menopause dini, pasien tidak memiliki banyak pilihan selain menggunakan donor sel telur.

Keberadaan OSC menawarkan pendekatan yang sepenuhnya berbeda. Alih-alih hanya memanfaatkan sel telur yang tersisa, ilmuwan memproyeksikan masa depan di mana dokter dapat merangsang sel punca ini untuk membentuk sel telur baru, sehingga cadangan reproduksi dapat dipulihkan.

Harapan serupa juga mengalir bagi para penyintas kanker. Prosedur kemoterapi dan radioterapi sering kali merusak jaringan ovarium secara permanen, memicu infertilitas atau menopause dini. Jika OSC terbukti mampu bertahan dari efek destruktif pengobatan kanker, sel-sel tersebut suatu saat dapat diisolasi, diperbanyak di laboratorium, lalu digunakan untuk memulihkan kembali fungsi ovarium pasien pasca-sembuh.

Pertanyaan terbesar yang muncul dari riset ini adalah apakah menopause dapat dicegah. Secara medis, jawabannya tidak sesederhana itu. Menopause bukan sekadar akibat habisnya sel telur, melainkan juga hasil dari penuaan sel-sel pendukung dan penurunan produksi hormon pada ovarium. Kendati demikian, stimulasi OSC dipercaya dapat memperlambat laju penurunan fungsi ovarium tersebut.

Dampak dari penundaan ini jauh melampaui urusan reproduksi. Ovarium adalah salah satu organ endokrin terpenting yang memproduksi estrogen dan progesteron—dua hormon utama yang menjaga kesehatan tulang, jantung, pembuluh darah, hingga fungsi kognitif perempuan. hay

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.