- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot Jakpus Targetkan Pe...
Pemkot Jakpus Targetkan Pengelolaan Sampah demi Capai Zero Waste
Senin, 06 Jul 2026, 13:58 WIBJAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat (Jakpus) menargetkan pengelolaan sampah dapat mengarah pada konsep zero waste melalui penguatan pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari sumbernya.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan upaya tersebut dilakukan mengingat terbatasnya kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang sehingga seluruh wilayah diminta agar mengurangi volume sampah yang dikirim ke lokasi tersebut.
"Sebagaimana yang sudah dikeluarkan oleh Pak Gubernur dalam bentuk Instruksi Nomor 5 Tahun 2026, kita semua sudah mengawali. Saya berharap Jakarta Pusat ini bisa zero waste, baik sampah organik maupun anorganik," kata Arifin di Jakarta, Senin (6/7).
Dia menuturkan pihaknya telah melakukan sosialisasi yang tidak hanya menyasar rumah tangga, tetapi juga hotel, pusat perbelanjaan, pertokoan, perkantoran serta lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
Menurut dia, langkah utama yang harus dilakukan adalah memastikan setiap rumah tangga melakukan pemilahan sampah dari sumber sehingga volume sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang dapat terus ditekan.
Arifin mengakui pelaksanaan pemilahan sampah di tingkat kelurahan masih beragam.
Sejumlah wilayah telah mencapai sekitar 30 persen, sementara sebagian lainnya masih berada pada kisaran 11 hingga 20 persen.
Meski demikian, Pemkot Jakpus tetap berupaya mempercepat pelaksanaan program tersebut agar target pengurangan volume sampah dapat tercapai.
"Jadi, kita tidak bisa berlama-lama, harus secepat mungkin memastikan bahwa pilah sampah itu betul-betul sudah bisa dilakukan di setiap rumah tangga," ujar Arifin.
Sebagai bentuk pemantauan, pihaknya memasang stiker pada rumah warga yang telah menerapkan pemilahan sampah sehingga dapat dibedakan dengan rumah yang belum melaksanakan pilah sampah.
Selain mendorong pemilahan sampah, Pemkot Jakarta Pusat juga mengembangkan pengolahan sampah organik dan anorganik agar sampah tidak seluruhnya dibawa ke tempat pemrosesan akhir.
Arifin menambahkan pihaknya menargetkan pengurangan volume sampah melalui pemilahan dan pengolahan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan.
"Kita berharap di Agustus sudah 50 persen, minimal separuhnya harus bisa ditangani," ungkap Arifin.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Setelah Lebaran, Harga-harga Bahan Pokok di Mataram Mulai Stabil
-
Ustazah Bahijah Hamid Ajak Bangsa Indonesia Bersatu dalam Doa untuk Presiden dan Negeri
-
Pemkot Tangerang Siapkan Jalur Pendaftaran Khusus SPMB Disabilitas demi Wujudkan Inklusivitas
-
Dortmund Tutup Musim Bundesliga dengan Kalahkan Bremen 2-0
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.