Ciptakan Peluang Ekonomi Produktif, BNNP Banten Latih Pemuda Zona Merah Narkoba untuk Berwirausaha
Rabu, 12 Agu 2026, 04:44 WIBCILEGON - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten berkolaborasi dengan sejumlah pihak memberikan bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan wirausaha bagi remaja di kawasan zona merah peredaran gelap narkoba di Kota Cilegon, Banten.
Koordinator Pemberdayaan Masyarakat BNNP Banten Mita Maharani, di Cilegon, Selasa, mengatakan kegiatan yang menggandeng Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon, PLN, dan Komunitas Masaru Bersemi tersebut menyasar remaja di Lingkungan Medaksa, Mekarsari, Pulomerak.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan BNN sebagai upaya pemberdayaan alternatif. Melalui program ini, masyarakat di zona merah narkoba didorong agar lebih produktif dan mampu memiliki penghasilan secara mandiri.
"Di tahun ini kami kembali melakukan penguatan ekonomi dan usaha. Tujuannya agar masyarakat di Kelurahan Mekarsari yang rentan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ini bisa produktif dan punya pekerjaan, sehingga mereka tidak berfikir memakai narkoba dan tidak berfikir menjadi kurir narkoba," katanya.
Mita menjelaskan, sasaran pemberdayaan pada tahun ini secara khusus difokuskan pada kalangan remaja usia produktif antara 17 hingga 25 tahun. Langkah preventif ini diambil mengingat maraknya penyalahgunaan narkotika yang melibatkan kelompok usia tersebut.
Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak hanya diberikan sosialisasi mendalam mengenai bahaya narkoba, tetapi juga dilatih secara langsung untuk membuat karya ecoprint dan berbagai produk kerajinan lainnya guna membekali mereka dengan keterampilan berwirausaha.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Kota Cilegon Wawan Ihwani, menyambut baik kolaborasi lintas instansi tersebut sebagai langkah nyata dalam melindungi sekaligus membina generasi penerus.
"Kegiatan hari ini merupakan upaya yang mengakomodasi para remaja dan pemuda, jangan sampai generasi muda yang menjadi tulang punggung bangsa ini terpapar oleh narkoba," ujar Wawan.
Melalui pembekalan keterampilan ini, diharapkan potensi usaha masyarakat dapat berkembang dan bermuara pada penguatan kelembagaan ekonomi warga. Kemandirian ekonomi dinilai menjadi salah satu benteng pertahanan bersama yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Imbas Perang, Kuwait Kucurkan Dana Darurat untuk Perbaikan Infrastruktur
-
Harga Emas Antam Terus Merosot Sejak 18 Juni, Pagi Ini Rp2.668.000 per Gram
-
Peru Gelar Pemilihan Presiden
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Berikut Prediksi dan Jadwal Sidang Isbat
-
Pangan Lokal Indonesia Menyimpan Potensi Besar bagi Kesehatan
Gerak Cepat Cegah Api Meluas, Polres Bangka Tengah Minta Warga Laporkan Karhutla Melalui Layanan 110
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.