Anak Down Syndrome Dapat Pelatihan Hidroponik, Terapi, hingga Barista untuk Tingkatkan Kemandirian
Senin, 06 Jul 2026, 16:42 WIBBANDUNG â Upaya menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi anak-anak dengan down syndrome terus diperkuat melalui kolaborasi antara sektor swasta dan komunitas. Salah satunya diwujudkan melalui peluncuran serangkaian program pemberdayaan yang berfokus pada pengembangan keterampilan, pemenuhan kebutuhan terapi, serta peningkatan peluang kerja bagi anak-anak dengan down syndrome.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara PT Lautan Luas Tbk dan POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome) Bandung, yang dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membekali mereka dengan keterampilan agar lebih mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai perusahaan yang telah beroperasi selama 75 tahun di Indonesia di bidang penyediaan bahan baku dan solusi terintegrasi, PT Lautan Luas Tbk menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya di bidang pemberdayaan kelompok berkebutuhan khusus.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelatihan hidroponik yang digelar pada 20 Juni 2026 dan diikuti oleh 20 anak dengan down syndrome. Dalam pelatihan tersebut, peserta belajar secara langsung mengenai teknik menanam dan merawat tanaman hidroponik.
Selain mengenalkan metode bercocok tanam modern, kegiatan itu juga dirancang untuk melatih kemampuan motorik, meningkatkan konsentrasi, membangun disiplin dalam mengikuti instruksi, serta menumbuhkan rasa percaya diri peserta. Selama pelatihan, anak-anak didampingi enam fasilitator dari PT Lautan Luas Tbk.
Head of Investor Relations, Corporate Communications & ESG PT Lautan Luas Tbk, Eurike Hadijaya, mengatakan setiap anak memiliki potensi yang perlu didukung melalui kesempatan belajar dan pengembangan diri yang setara.
Menurutnya, perusahaan ingin berperan tidak hanya sebagai pemberi bantuan, tetapi juga sebagai mitra yang membuka akses terhadap keterampilan dan peluang yang dapat meningkatkan kemandirian anak-anak dengan down syndrome.
"Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi unik yang patut didukung. Melalui kolaborasi bersama POTADS Bandung, Lautan Luas ingin hadir tidak hanya melalui dukungan yang diberikan, tetapi juga sebagai mitra yang membuka akses terhadap keterampilan, pengembangan diri, dan peluang yang lebih luas bagi anak-anak dengan down syndrome," ujar Eurike dalam keterangan tertulis.
Program Terapi Selama Satu Tahun
Selain pelatihan keterampilan, perusahaan juga meluncurkan program berkelanjutan bertajuk Lautan Luas PETA (Pelatihan Edukasi Terapi Anak) yang akan berlangsung selama satu tahun mulai Juli 2026. Program tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan terapi bagi 40 anak dengan down syndrome. Sebanyak 20 anak akan memperoleh layanan terapi wicara, sementara 20 anak lainnya mendapatkan fisioterapi sesuai kebutuhan masing-masing.
Melalui program ini, perusahaan berharap anak-anak memperoleh dukungan yang berkesinambungan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi, perkembangan motorik, dan kualitas hidup mereka.
Membuka Jalan Menuju Dunia Kerja
Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk memperluas kesempatan kerja bagi penyandang down syndrome melalui Program Pelatihan Barista Inklusif. Dalam program ini, enam peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama tiga bulan untuk mempelajari teknik dasar meracik kopi, pelayanan pelanggan, serta operasional kedai kopi.
Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan menjalani program magang di sejumlah kedai kopi yang menjadi mitra POTADS Bandung. Melalui pengalaman tersebut, peserta diharapkan memiliki kesempatan untuk memasuki dunia kerja secara lebih terbuka. Tidak menutup kemungkinan, peserta yang menunjukkan kemampuan dan kesiapan selama masa magang akan direkrut sebagai karyawan.
Pengawas POTADS Bandung, Rina Niawati, mengapresiasi dukungan yang diberikan perusahaan karena mencakup berbagai aspek penting dalam proses tumbuh kembang anak dengan down syndrome. Menurutnya, mulai dari terapi, pelatihan hidroponik, hingga pelatihan vokasi, seluruh program dirancang untuk membantu anak-anak belajar, meningkatkan keterampilan, serta membangun rasa percaya diri.
"Kami berharap inisiatif ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak untuk tumbuh mandiri, berpartisipasi aktif di masyarakat, dan memperoleh akses yang lebih luas terhadap dunia kerja," kata Rina.
Melalui rangkaian program tersebut, PT Lautan Luas Tbk berharap dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif, di mana anak-anak dengan down syndrome memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi mereka. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan dalam memberikan manfaat sosial yang lebih luas bagi masyarakat.
- CSR
- Fisioterapi
- Pemberdayaan Disabilitas
- Anak Berkebutuhan Khusus
- Inklusi Sosial
- Down Syndrome
- Pelatihan Barista
- tanggung jawab sosial perusahaan
- Disabilitas Intelektual
- Kesempatan Kerja Disabilitas
- Pelatihan Hidroponik
- Terapi Anak
- Terapi Wicara
- POTADS
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Kapal Induk USS Gerald Ford Pulang Setelah Bertugas 326 Hari di Timur Tengah dan Karibia
-
Distrik Wari dan Douw Jadi Saksi, Program 1.000 HPK Tolikara Berhasil Guncang Papua
-
Pengembang Perumahan Perluas Operasi Katarak Gratis ke Bogor, 126 Pasien Terima Manfaat
-
Dua Wakil dari Bantul Lolos Seleksi untuk Presiden
-
41 Mahasiswa Indonesia Timur Ditempa Jadi Calon Pemimpin Lewat Program Beasiswa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.