Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putus 'Kutukan' Kemiskinan, Siasat Nekat Pemkab Sleman Kuliahkan Anak Gratis Sampai Lulus!

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 21:05 WIB | Oleh:
Putus 'Kutukan' Kemiskinan, Siasat Nekat Pemkab Sleman Kuliahkan Anak Gratis Sampai Lulus! Doc: ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman
Ket. Bupati Sleman Harda Kiswaya (dua dari kiri) dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa (tiga dari kiri) saat sosialisasi beasiswa Sleman Pintar di UTY Yogyakarta, Minggu (5/7).

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memperkuat komitmen penanggulangan kemiskinan struktural melalui perluasan sasaran program Beasiswa "Sleman Pintar" yang disosialisasikan di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Minggu (5/7). 

Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan sosialisasi beasiswa "Sleman Pintar" di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Minggu.

Sosialisasi yang digelar di Ruang Seminar UTY ini dihadiri langsung Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Wakil Bupati Danang Maharsa serta jajaran pimpinan universitas, calon mahasiswa penerima beasiswa, serta para orang tua atau wali mahasiswa.

Harda Kiswaya pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinergi dan pengawasan ketat dari pihak keluarga agar program beasiswa "Sleman Pintar" dapat berjalan sebagaimana mestinya.

"Saya memohon kepada para orang tua atau wali mahasiswa, tolong perhatikan betul anak-anak kita. Belajarnya dipantau secara detil dan terus dimotivasi, tidak semua anak di Sleman mendapat kesempatan berharga ini," katanya.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Sleman bersama DPRD Sleman akan terus berjuang memastikan dana beasiswa "Sleman Pintar" ini tetap terjaga.

"Di era digital ini, tantangan semakin besar, saya minta anak-anakku berkomitmen," kata Harda.

Beasiswa "Sleman Pintar" merupakan program jangka panjang yang didanai secara mandiri melalui optimalisasi APBD, baik dari komponen pajak, retribusi, aset daerah, hingga dana insentif pemerintah pusat.

Dana publik ini dikembalikan sepenuhnya sebagai kehormatan dan fasilitas bagi masyarakat yang kurang beruntung agar mampu mengakses pendidikan tinggi.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman memaparkan bahwa pemkab memiliki tiga strategi utama dalam mengentaskan kemiskinan.

Pertama, jaminan sosial bagi warga miskin nonproduktif (lansia dan penderita sakit menahun), kedua, peningkatan keterampilan bagi usia produktif, dan ketiga memutus mata rantai kemiskinan antar generasi melalui program Beasiswa Sleman Pintar.

"Secara data empiris, anak dari keluarga yang kurang beruntung secara ekonomi cenderung mewarisi kondisi orang tuanya karena keterbatasan akses," katanya.

Ia mengatakan, satu-satunya bekal abadi yang bisa memutus "kutukan" generasi ini adalah pendidikan dan keterampilan.

"Lewat program 'Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana' ini, Pemkab Sleman membiayai penuh uang semesteran sehingga orang tua tidak perlu cemas lagi. Tugas mahasiswa hanya satu belajar, tangguh, cepat lulus, dan berprestasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.