Pemerintah Kabupaten Batang Bangun Jembatan Penghubung Wisata Pantai Rp3,8 Miliar
Minggu, 05 Jul 2026, 12:40 WIBBATANG â Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, membangun jembatan, yang menghubungkan objek wisata Pantai Jodo Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing senilai Rp3,8 miliar.
Kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang, Endro Suryono, di Batang, Jateng, Minggu(05/7), mengatakan pembangunan jembatan itu kini sudah masuk proses lelang dan ditargetkan pada akhir Juli 2026 sudah dilakukan penandatanganan kontrak kerja.
"Kami berharap semoga akhir Juli 2026 sudah bisa kontrak dan ditarget November sudah bisa selesai sehingga pada akhir tahun ini dapat dimanfaatkan menunjang keberadaan kawasan wisata Pantai Jodo," katanya.
Menurut dia, keberadaan jembatan itu cukup penting karena selain untuk menunjang pengembangan pariwisata juga untuk memperlancar mobilitas warga serta untuk jalur perekonomian.
Pagu anggaran pembangunan jembatan ini, kata dia, sebesar Rp3,8 miliar dengan bentang 12 meter dan nanti lebarnya menjadi menjadi 6 meter karena akan mengalami perubahan desain.
"Selain itu, fondasi jembatan tersebut akan ditinggikan agar tidak terkena banjir dan faktor lainnya. Tidak hanya menjadi lebih lebar dan akan ditinggikan sesuai dengan standar Kementerian Pekerjaan Umum," katanya.
Ketika disinggung terkait pelebaran jalan di lokasi yang sama, Endro mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terlebih dahulu apakah bisa masuk pada anggaran perubahan atau tahunnya berikutnya.
"Jalan dan jembatan di Desa Sidorejo memang cukup penting karena untuk mendukung akses pariwisata. Tapi yang perlu kami sampaikan adalah yang saat ini yang dibangun jembatan terlebih dahulu dan sudah lelang, sudah bisa dilihat di LPSE," katanya.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Batang Nur Cahyaningsih mengatakan pihaknya mendapat masukan dari pihak desa dan warga agar jembatan Desa Sidorejo menuju Pantai Jodo untuk diperbaiki dan dilebarkan.
"Selain kondisi dan usia jembatan sudah tua juga terdapat banyak kerusakan. Kondisi jembatan itu sudah mendesak untuk diperbaiki karena selain sempit juga usianya sudah tua dan banyak bagian yang rusak," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perkuat Talenta Digital Timur Indonesia, Telkom Gelar AI Connect Offline Series di Makassar
-
Bezzecchi Juara Seri Pembuka MotoGP Thailand, Marquez Gagal Finis Akibat Masalah Roda
-
Sopir Angkot Bogor Aksi Desak Pemkot Tinjau Ulang Aturan Peremajaan
-
Ombudsman Kalsel Pantau Penyelenggaraan Layanan Ibadah Haji 2026 di Banjarbaru
-
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dampak Ketegangan Timur Tengah Meningkat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.