Antisipasi El Nino, BMKG Imbau Petani Lakukan Penyesuaian Jadwal Tanam
Minggu, 05 Jul 2026, 18:05 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau petani menyesuaikan jadwal tanam menghadapi dampak fenomena El Nino. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan produksi akibat berkurangnya curah hujan pada musim kemarau 2026.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan penyesuaian jadwal tanam menjadi salah satu langkah tepat. Tujuannya untuk meminimalkan risiko kerugian.
Selain itu petani juga disarankan memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering.
"Bagi sektor pertanian, penyesuaian jadwal tanam, penggunaan varietas tahan kering berumur genjah. Serta diversifikasi tanaman palawija menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan," kata Ardhasena, mengutip laman BMKG, Jumat (3/7) lalu.
Ardhasena mengatakan El Nino berpotensi menurunkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi itu dapat membuat musim kemarau berlangsung lebih kering dan lebih panjang dibandingkan biasanya.
"Sedangkan mengenai fenomena anomali iklim El Nino telah berkembang, berdasarkan prediksi terbaru BMKG berpotensi mencapai intensitas yang kuat. Kondisi ini diprediksi dapat mengurangi curah hujan sebagian besar wilayah Indonesia," ujar dia.
Dampak El Nino perlu diantisipasi sejak dini oleh berbagai sektor, terutama pertanian yang sangat bergantung pada ketersediaan air. Karena itu, petani diminta menyesuaikan pola budidaya dengan kondisi iklim yang berkembang.
"Sehingga, musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung lebih kering dan lebih panjang," ucapnya. Varietas tahan kering berumur genjah dinilai lebih mampu bertahan dalam kondisi minim air sekaligus memiliki masa panen lebih cepat.
Strategi tersebut dapat membantu petani menjaga produktivitas di tengah ancaman kekeringan. Selain penyesuaian jadwal tanam, diversifikasi tanaman juga menjadi salah satu opsi yang disarankan.
Petani dapat mempertimbangkan komoditas palawija yang relatif lebih tahan terhadap kondisi kemarau dibandingkan tanaman yang membutuhkan banyak air. BMKG mengingatkan bahwa masyarakat perlu menerapkan kesiapsiagaan ini sejak awal musim kemarau. ils/I-1
- El Nino
- musim tanam
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kampung Ketupat dan Pulau Insan, Dua Magnet Baru Wisata Banjarmasin
-
Udara Terasa Sejuk, BMKG Sebut Yogyakarta Mulai Diguyur Hujan pada Sabtu
-
Rumah Dinas Jadi Markas Judol, Letkol Arman Jadi Tersangka
-
Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?
-
Bupati Bogor Jamin Bonus Atlet Porprov, Target Juara Umum Jadi Taruhan
-
Libatkan 34 Ribu Peserta, Pemprov Jatim Pasang 'Perisai' untuk Lindungi Anak dari Ancaman Dunia Digital
-
AS Siapkan Operasi Militer, Negara Teluk Diminta Masuk Posisi Siaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.