Kecamatan Bua Menjadi Lokus Percepatan Penanganan Stunting

Sabtu, 04 Jul 2026, 23:50 WIB

Makassar - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menyampaikan Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu menjadi lokus percepatan penanganan stunting karena menjadi salah satu wilayah dengan angka tengkes yang masih memerlukan perhatian serius.

Berdasarkan data, dari 192 anak yang terdata di daerah itu, terdapat 144 anak mengalami berbagai kondisi gangguan pertumbuhan, termasuk wasting dan pertumbuhan tinggi badan yang belum sesuai usia.

Ket. Foto: Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi (tengah) menghadiri kegiatan percepatan penanganan stunting di Puskesma Bua, Kabupaten Luwu, Sulsel, Sabtu, (4/7/2026) — Sumber: Antara

Wagub Fatmawati dalam keterangan diterima di Makassar, Sabtu, menjelaskan tidak semua anak yang bertubuh pendek dapat dikategorikan sebagai stunting.

Dia menjelaskan stunting kondisi gagal tumbuh yang disebabkan kekurangan gizi dalam waktu lama serta infeksi secara berulang.

"Anak yang sering mengalami infeksi, termasuk flu yang berulang, ditambah pola makan yang kurang bergizi dan terlalu banyak mengonsumsi makanan instan, berisiko mengalami stunting. Karena itu, pemenuhan gizi yang seimbang harus dimulai dari keluarga," ujarnya.

Ia juga mengajak para ibu untuk lebih bijak memanfaatkan media sosial dengan mengakses konten-konten yang memberikan edukasi tentang pola asuh, gizi, dan tumbuh kembang anak.

Menurut dia, kualitas generasi masa depan ditentukan oleh perhatian orang tua sejak usia dini.

"Kalau kita ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045, maka anak-anak kita harus tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting. Mari kita bersama-sama memerangi stunting dengan memperhatikan asupan gizi dan rutin memantau pertumbuhan anak, termasuk dalam tiga bulan ke depan," katanya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Kurniah Patahudding menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang memberikan perhatian khusus terhadap penanganan stunting di daerah itu

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.