Rakyat Banyuwangi Tak Perlu Resah, Cadangan Beras Melimpah

Kamis, 02 Jul 2026, 13:16 WIB

BANYUWANGI – Masarakat Kabupaten Banyuwangi tak perlu gelisah karena cadangan beras melimpah. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mencatatkan produksi beras pada periode Januari-Juni mencapai 255.257 ton atau surplus 174.000 ton setelah dikurangi konsumsi warga sebanyak 81.252 ton.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Jatim, Kamis, mengaku bersyukur produksi beras di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu menunjukkan kinerja positif tiap tahun.

Ket. Foto: cadangan beras — Sumber: ist

"Alhamdulillah, kinerja baik bidang pertanian khususnya tanaman pangan Banyuwangi bisa terus kami pertahankan, produksi beras Banyuwangi dari tahun ke tahun selalu surplus, termasuk di semester pertama tahun ini," ujarnya.

Ipuk menyampaikan pada tahun sebelumnya, total produksi beras Banyuwangi sebesar 546.923 ton, dengan konsumsi lokal masyarakat dalam satu tahun 163.665 ton, sehingga tahun lalu juga surplus beras 383.258 ton.

"Surplus beras produksi di Banyuwangi ini sebagian didistribusikan ke berbagai daerah lain di Indonesia untuk menopang cadangan pangan nasional melalui Perum Bulog," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi Danang Hartanto menjelaskan bahwa produksi beras yang mengalami surplus merupakan hasil dari sejumlah langkah strategis yang dijalankan di lapangan, seperti optimalisasi luas tanam.

"Kalau luas baku sawah di Banyuwangi 62.940 hektare, akan tetapi melalui optimalisasi, luas tanam berhasil ditingkatkan hingga mencapai 121.319 hektare," katanya.

Selain itu, lanjut Danang, pemerintah daerah setempat melakukan upaya peningkatan indeks pertanaman, dengan mendorong intensifikasi lahan, dari sawah yang dulunya hanya bisa ditanami padi 1-2 kali dalam setahun ditingkatkan menjadi 3 hingga 4 kali tanam setahun.

"Kami juga mendorong mekanisasi dan efisiensi lewat penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern, termasuk memfasilitasi petani dengan mengeluarkan rekomendasi pembelian BBM solar untuk alat-alat pertanian," ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.