Hortikultura Dongkrak Nilai Tukar Petani Papua pada Juni 2026.

Kamis, 02 Jul 2026, 11:40 WIB

Badan Pusat Statistik Papua menyatakan kenaikan nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Papua pada Juni 2026 terutama ditopang kinerja positif subsektor hortikultura yang mencatat pertumbuhan tertinggi dibandingkan subsektor pertanian lainnya.

Pelaksana Tugas Kepala BPS Provinsi Papua Emi Puspitarini di Jayapura, Papua, Rabu, mengatakan NTP Papua pada Juni 2026 tercatat sebesar 100,98 atau naik 0,20 persen jika dibandingkan Mei yang sebesar 100,78.

Ket. Foto: Dinas Pertanian Provinsi Papua membagikan bibit cabai gratis kepada masyarakat pada kegiatan pasar murah. — Sumber: Antara Foto

"Subsektor yang mengalami kenaikan NTP yaitu hortikultura sebesar 1,95 persen dan tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,89 persen," katanya.

Menurut Emi, peningkatan NTP terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik 1,29 persen lebih tinggi dibandingkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang meningkat 1,09 persen.

"Kondisi tersebut mencerminkan peningkatan daya tukar hasil produksi pertanian terhadap kebutuhan konsumsi dan biaya produksi petani," ujarnya.

Dia menjelaskan sementara itu, terdapat tiga subsektor yang mengalami penurunan NTP, yakni tanaman pangan dan peternakan yang masing-masing turun 1,08 persen serta subsektor perikanan yang turun 0,40 persen.

"Secara nasional, NTP pada Juni 2026 justru mengalami penurunan 0,06 persen menjadi 127,65. Dari 38 provinsi di Indonesia, sebanyak 18 provinsi mengalami kenaikan NTP, termasuk Papua," katanya lagi.

Dia menambahkan selain NTP, Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) Papua juga mengalami peningkatan. Pada Juni 2026, NTUP tercatat sebesar 105,07, atau naik 1,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Dengan kenaikan NTUP menunjukkan kondisi usaha pertanian di Papua mengalami perbaikan, seiring meningkatnya pendapatan yang diterima petani dibandingkan biaya produksi yang dikeluarkan," ujarnya.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.