Malaysia Perpanjang Pencarian Pesawat MH370

Selasa, 30 Jun 2026, 02:15 WIB

KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia pada Senin (29/6) menyatakan bahwa pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang telah hilang selama lebih dari satu dekade akan diperpanjang selama satu tahun lagi.

Pesawat Boeing 777 yang membawa 239 orang menghilang dari layar radar pada 8 Maret 2014, saat dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing, dan raibnya pesawat tersebut jadi salah satu misteri terbesar yang masih bertahan dalam sejarah penerbangan.

Ket. Foto: Seorang perempuan menuliskan pesan saat keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines MH370 menggelar peringatan 10 tahun hilangnya pesawat tersebut di Subang Jaya pada 3 Maret 2024 lalu. Pada Senin (29/6), pemerintah Malaysia memutuskan pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 akan diperpanjang selama satu tahun lagi. — Sumber: AFP/Arif Kartono

Dua pertiga penumpang adalah warga negara Tiongkok, dan sisanya termasuk warga negara Malaysia, Indonesia, dan Australia, serta warga negara India, Amerika Serikat, Belanda, dan Prancis. Meskipun pencarian terbesar dalam sejarah penerbangan telah dilakukan, pesawat tersebut belum ditemukan.

“Perpanjangan pencarian tersebut akan berlaku hingga 30 Juni 2027,” kata Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke. "Keputusan ini merupakan perwujudan dari komitmen pemerintah yang berkelanjutan dan teguh untuk memberikan kepastian bagi keluarga terdekat para penumpang penerbangan MH370," imbuh Loke.

Persetujuan perpanjangan ini, menurut Loke, bertujuan untuk memungkinkan area pencarian yang tersisa seluas 7.428,54 kilometer persegi dapat diselesaikan sepenuhnya oleh perusahaan eksplorasi Ocean Infinity. Loke pun mengatakan perpanjangan tersebut juga mempertimbangkan komitmen komersial baru yang diterima oleh Ocean Infinity yang mengharuskan aset pencarian utamanya untuk sementara dipindahkan ke lokasi lain.

Pada 8 Maret lalu yang bertepatan dengan peringatan 12 tahun hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370, keluarga para penumpang Tiongkok menerbitkan surat terbuka kepada Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang mengkritik kurangnya informasi yang mereka terima selama pencarian terbaru dari pesawat yang hilang tersebut. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.