Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketahanan Energi Butuh Reformasi Tata Kelola

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ketahanan Energi Butuh Reformasi Tata Kelola Doc: istimewa
Ket. Benjamin Gunawan Ekonom Universitas Islam Sumatera Utara - Yang paling penting, prioritas utama tetap menjaga ketahanan energi nasional sebagai fondasi pembangunan ekonomi Indonesia.

Kemandirian energi nasional tidak dapat hanya dibebankan kepada Pertamina, tetapi memerlukan dukungan kebijakan pemerintah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan.

Jakarta – Transformasi bisnis dan pembenahan tata kelola PT Pertamina dinilai perlu terus diperkuat agar mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta memperkokoh ketahanan energi nasional. Pemerintah juga didorong mempercepat reformasi kelembagaan di sektor energi secara menyeluruh agar berbagai upaya transformasi perusahaan pelat merah tersebut mampu memberikan dampak lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Ekonom Universitas Islam Sumatera Utara Benjamin Gunawan menilai transformasi bisnis maupun struktur organisasi Pertamina harus diarahkan pada peningkatan efisiensi operasional dan penguatan tata kelola perusahaan.

“Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan perlu memberikan dukungan lebih besar agar tata kelola Pertamina terus disempurnakan. Transformasi bisnis maupun struktur organisasi perlu dilanjutkan dengan fokus pada efisiensi dan transparansi,” ujar Benjamin, sebagaimana diberitakan Antara di Jakarta, Senin (29/6).

Menurut Benjamin, keberadaan Pertamina memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan berbagai indikator fundamental perekonomian nasional. Pasokan energi yang terjaga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga barang dan jasa, mendukung aktivitas industri, serta mempertahankan daya beli masyarakat melalui kelancaran konsumsi rumah tangga.

Namun demikian, ia menilai upaya mewujudkan kemandirian energi nasional tidak dapat hanya dibebankan kepada Pertamina. Pembangunan kilang baru, pengurangan ketergantungan terhadap impor energi, hingga pengembangan infrastruktur energi membutuhkan dukungan kebijakan yang kuat dari pemerintah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Yang paling penting, prioritas utama tetap menjaga ketahanan energi nasional sebagai fondasi pembangunan ekonomi Indonesia,” kata Benjamin.

Sejalan dengan itu, pemerintah juga tengah melakukan transformasi terhadap badan usaha milik negara (BUMN). Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah mempercepat perampingan jumlah BUMN melalui konsolidasi dan penutupan perusahaan yang dinilai tidak lagi efektif.

“Dari seribu lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal sekitar 300,” kata Presiden Prabowo.

Meski demikian, Presiden memastikan proses konsolidasi tersebut tidak akan mengorbankan tenaga kerja. Seluruh karyawan perusahaan yang ditutup tetap dipertahankan melalui berbagai skema penataan organisasi.

Transformasi tersebut mulai menunjukkan hasil di sejumlah BUMN strategis. Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria mengungkapkan penggabungan sejumlah subholding di lingkungan Pertamina telah menghasilkan efisiensi sekitar 600 hingga 700 juta dollar AS.

Sektor Hulu

Di sisi lain, Direktur Indonesia Mineral and Energy Watch Ferdy Hasiman menilai penguatan tata kelola sektor energi juga perlu dilakukan melalui revisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

“Revisi UU Migas, jika dilakukan, harus diarahkan pada penguatan lembaga pengelola yang profesional, independen, dan memiliki dasar hukum yang kokoh, bukan langkah mundur yang berisiko mengulang persoalan lama,” ujar Ferdy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Mantan Presiden Senegal Mun...
Luar Negeri
Sri Lanka Lumpuh Total, Lis...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.