Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Olahraga untuk Mencegah Obesitas bagi Pelajar

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Olahraga untuk Mencegah Obesitas bagi Pelajar Doc: Antara
Ket. Ilustrasi: Siswa Sekolah Menengah Atas mengikuti kejuaraan olahraga tradisional hadangan di SOR Arcamanik, Bandung, Jawa Barat.

Kota Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan program peningkatan frekuensi olahraga bagi pelajar di sekolah menjadi tiga kali dalam sepekan sebagai langkah pencegahan dini terhadap kecenderungan obesitas anak.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan kebijakan tersebut disiapkan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.

“Data dari hasil cek kesehatan gratis yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa tingkat kecenderungan obesitas anak-anak sekolah kita, walaupun masih rendah tetapi pertumbuhannya tinggi,” kata Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Rabu.

Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui edukasi pola makan sehat, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan aktivitas fisik di lingkungan sekolah.

Oleh karena itu Pemkot Bandung tengah menyiapkan program olahraga rutin tambahan bagi pelajar dengan frekuensi tiga kali seminggu dan durasi minimal 30 menit setiap sesi.

“Kami akan segera meluncurkan program olahraga seminggu tiga kali, masing-masing 30 menit. Sekarang ini hanya seminggu sekali,” kata Farhan.

Farhan menjelaskan program tersebut tidak hanya berupa pelajaran olahraga formal, tetapi juga mencakup aktivitas aerobik dan berbagai permainan olahraga agar siswa lebih aktif bergerak.

“Ada dua olahraga lain yang perlu diterapkan, yaitu aerobik dan permainan olahraga apapun cabangnya,” ujar Farhan.

Untuk mematangkan program itu, Pemkot Bandung bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam penyusunan konsep berbasis sport science.

Menurut dia, pendekatan tersebut penting agar program olahraga di sekolah tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kesehatan dan pembentukan gaya hidup aktif sejak dini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.