Iga Swiatek Tak Terbebani Jelang Pertahankan Gelar Wimbledon

Senin, 29 Jun 2026, 07:20 WIB

LONDON — Petenis nomor satu dunia Iga Swiatek menegaskan dirinya tidak ingin membebani diri dengan ekspektasi tinggi jelang upaya mempertahankan gelar Wimbledon 2026.

Swiatek, yang berstatus juara bertahan, mengakui bahwa mempertahankan gelar di sektor tunggal putri Wimbledon bukan perkara mudah. Dalam satu dekade terakhir, turnamen di Wimbledon Championships tercatat hanya sekali menghasilkan juara yang mampu mempertahankan gelar.

Ket. Foto: Iga Swiatek. — Sumber: WTA

“Ini jelas turnamen yang menghadirkan tantangan berbeda ketika Anda datang sebagai juara bertahan,” ujar Swiatek, Minggu (28/6).

“Saya tidak tahu kenapa sulit sekali untuk mengulang kemenangan di sini, bahkan bagi pemain yang sudah berpengalaman dan pernah juara Grand Slam.”

Petenis asal Polandia itu tampil luar biasa tahun lalu ketika merebut gelar Wimbledon pertamanya dengan kemenangan telak 6-0, 6-0 atas petenis Amerika Amanda Anisimova di final. Namun, performanya musim ini tidak selalu stabil.

Swiatek sempat mengalami inkonsistensi dengan beberapa hasil mengejutkan, termasuk tersingkir di perempat final Australian Open 2026, serta hasil mengecewakan di beberapa turnamen besar lainnya.

Perubahan juga terjadi di tim pelatihnya setelah ia mengganti Wim Fissette dengan Francisco Roig menyusul hasil kurang memuaskan di Miami.

Kekecewaan terbesar datang di Prancis Open 2026, ketika Swiatek harus tersingkir lebih awal dari yang diprediksi.

Persiapan menuju Wimbledon juga belum berjalan sempurna setelah ia kalah dari Emma Navarro di turnamen pemanasan di Bad Homburg.

Meski demikian, Swiatek memilih pendekatan realistis. Ia menegaskan bahwa dirinya sedang berada dalam fase adaptasi, terutama di lapangan rumput yang kerap menjadi tantangan tersendiri.

“Saya merasa berada di posisi yang berbeda dan sedang mencoba menjaga ekspektasi tetap rendah,” katanya.

“Tidak akan mudah karena tahun lalu semuanya berjalan sangat lancar. Sekarang saya harus menemukan ritme lewat pertandingan demi pertandingan.”

Swiatek yang berstatus unggulan ketiga akan memulai kiprahnya di Wimbledon dengan menghadapi petenis Amerika Taylor Townsend pada babak pertama.

Ia berharap bisa membangun momentum secara bertahap seiring berjalannya turnamen, tanpa terbebani status sebagai juara bertahan.

“Di awal turnamen kita belum benar-benar tahu level permainan kita. Itu baru akan terlihat dari pertandingan ke pertandingan,” tutupnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Telin Buka Empat Kerja Sama Strategis di BATIC 2026, Perkuat Konektivitas Digital Global

Pelaku Pembuang Air Aki ke Sungai Diidentifikasi dan Akan Ditindak Tegas DLHK Depok

Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Pergudangan Taman Tekno Menyusul Digulungnya Sindikat Uang Palsu

Gubernur Pramono Kukuhkan Fauzi Bowo Sebagai Ketua Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi

Soal Pejabat BI Baru, OJK: Makin Banyak Perempuan di Posisi sStrategis

Polres Lumajang Bantu Padamkan Karhutla di Gunung Semeru dengan Kayu dan Ranting Pohon

Atasi Kekeringan dan Polusi Udara, Pemprov DKI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Belitung Diprakirakan BMKG Berpotensi Alami Musim Kemarau hingga November 2026

Kemenag Sulut Tingkatkan Kompetensi Guru PAI Baca Al-Qur'an

Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan hingga Program Kesetaraan Guna Cegah Anak Putus Sekolah

Viral di Depok, Mobil Pick up Buang Muatan Air Aki ke Sungai

OutSystems Perluas Solusi AI untuk Percepat Proses Kredit Perbankan

Kredit Fiktif Bank BUMN Rugikan Negara Rp4,9 Miliar, Dua Tersangka Ditahan Kejati Jateng

Mau Piknik? Inilah Lima Lokasi Favorit Pilihan Keluarga di Kota Tangerang

Bukan karena Demonstrasi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Merdeka Run 2026 Sabtu Besok

Animo Tinggi! 10.000 Pelari Bakal 'War' Jalur 8K di Ajang Merdeka Run 2026

Tepung Singkong jadi Pemadam Kebakaran, Ini Risetnya

KKP Dorong 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kembangkan Unit Usaha

Pertamina Kirim 2 Kapal Tanker ke Bali Angkut 24,2 Juta Liter Pertalite Perkuat Stok Pulau Dewata

Potensi Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September, Menhut Raja Antoni Minta OMC Dimaksimalkan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.