Ai Ogura Akhiri Penantian Panjang Pembalap Jepang di MotoGP
Senin, 29 Jun 2026, 06:52 WIBASSEN, BELANDA â Pembalap Jepang Ai Ogura mencatatkan sejarah besar dalam kariernya setelah meraih kemenangan perdana di kelas utama MotoGP. Ai Ogura tampil impresif dalam balapan MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (28/6), dengan membawa Aprilia meraih podium 1-2-3.
Ai Ogura berhasil mengalahkan rekan setimnya di Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, serta pembalap pabrikan Aprilia, Jorge Martin, untuk mengamankan kemenangan pertamanya di MotoGP. Hasil tersebut membuat Jepang kembali memiliki juara kelas premier setelah penantian panjang sejak keberhasilan Makoto Tamada pada tahun 2004.
Kemenangan Ai Ogura juga tidak lepas dari drama besar yang melibatkan pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi. Pembalap Italia itu mengalami kecelakaan keras pada lap ketiga dan gagal meraih poin dalam tiga balapan terakhir. Bezzecchi kehilangan kendali motornya dan terlempar ke gravel dengan kecepatan sekitar 200 km/jam.
Beruntung, Bezzecchi masih dalam kondisi sadar dan sempat berbicara dengan marshal sebelum dibawa untuk pemeriksaan medis. Aprilia kemudian melaporkan tidak ditemukan patah tulang, meski pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan di rumah sakit setempat.
Sejak awal balapan, Aprilia memang menjadi kekuatan utama di Assen. Tim asal Noale itu menguasai empat posisi teratas dalam kualifikasi, sementara Fernandez sebelumnya memenangkan balapan Sprint untuk Trackhouse.
Ai Ogura langsung melakukan start sempurna dan sempat memimpin menuju tikungan pertama. Namun Martin dengan cepat mengambil alih posisi terdepan di tikungan berikutnya. Pada lap kedua, motor-motor Ducati mulai mendekat, dengan Marc Marquez naik ke posisi ketiga di belakang Fernandez.
Akan tetapi, setelah kecelakaan Bezzecchi, tiga motor Aprilia yang tersisa mulai menjauh dari para rival. Martin sempat membuka jarak, tetapi Fernandez dan Ai Ogura perlahan mengejar pembalap pabrikan tersebut.
Fernandez akhirnya menyalip Martin pada lap ke-18. Tidak lama kemudian, Ai Ogura melakukan manuver berani di tikungan pertama untuk melewati Martin. Pertarungan pun berubah menjadi duel internal Trackhouse antara Ai Ogura dan Fernandez.
Ai Ogura sempat mengalami masalah teknis ketika perangkat pengatur ketinggian motor (ride-height device) miliknya macet dalam posisi turun. Namun dia mampu mengatasi situasi tersebut dan kembali menyerang. Pada lap ke-20, Ai Ogura berhasil melewati Fernandez dan tidak lagi tergoyahkan hingga garis finis.
âSaya masih sulit percaya dengan kemenangan ini. Rasanya luar biasa bisa memenangkan balapan MotoGP pertama saya,â ujar Ai Ogura setelah balapan. âTim bekerja sangat keras dan motor Aprilia kali ini sangat kuat. Saya hanya mencoba tetap tenang sampai akhir,â ujarnya.
Selain drama di barisan depan, balapan juga diwarnai masalah bagi sejumlah nama besar. Pedro Acosta harus berhenti saat berada di posisi keenam karena mengalami kendala fisik pada lengannya. Sementara Francesco Bagnaia juga gagal finis setelah mengalami masalah dengan sistem pengereman.
Marc Marquez juga mengalami insiden di tikungan terakhir saat mempertahankan posisi. Ia kehilangan waktu setelah melebar ke gravel dan akhirnya terkena penalti turun satu posisi setelah finis, sehingga posisinya turun menjadi ketujuh.
Sementara itu, Alex Marquez sempat tampil kuat dengan menggunakan ban belakang lunak dan finis keempat sebelum disalip Fabio Di Giannantonio di lap terakhir.
Kemenangan di Assen menjadi tonggak penting bagi Ai Ogura sekaligus menunjukkan kekuatan Aprilia yang kini menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar MotoGP. Seri berikutnya. ben/G-1
- Ai Ogura
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.