- Home
-
- Megapolitan
-
- Raih Rekor MURI, PAM JAYA ...
Raih Rekor MURI, PAM JAYA Targetkan Layanan Air Bersih Jakarta 100 Persen di 2029
Minggu, 28 Jun 2026, 17:00 WIBJAKARTA - PT PAM JAYA Perseroda berhasil mencatatkan prestasi nasional dengan meraih Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas penyambungan pipa air minum terbanyak dalam kurun waktu satu tahun. Sebanyak 72.666 sambungan baru berhasil direalisasikan sepanjang 2025, sekaligus menjadi modal penting dalam mendukung target layanan air minum perpipaan 100 persen di Jakarta pada 2029.
Penghargaan tersebut diterima Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam ajang Jakarta Water Hero 2026. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada individu, komunitas, pelanggan, hingga mitra yang berkontribusi terhadap upaya menjaga keberlanjutan pengelolaan air bersih di ibu kota.
Saat ini, cakupan layanan PAM JAYA telah mencapai sekitar 82 persen atau melayani kurang lebih 8,9 juta penduduk Jakarta. Pencapaian tersebut membuat target penyediaan layanan air minum perpipaan secara menyeluruh dalam tiga tahun ke depan dinilai semakin memungkinkan untuk direalisasikan.
"Ketika saya mencanangkan pada 2029 layanan air bersih di Jakarta harus mencapai 100 persen, banyak yang tidak percaya."
"Namun sekarang capaian PAM JAYA sudah mencapai 82 persen. Saya yakin, dengan waktu tiga tahun ke depan, target 100 persen itu bisa kita wujudkan," ujar Pramono.
Meski mengapresiasi pencapaian Rekor MURI, Pramono menegaskan penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan utama. Menurutnya, fokus pemerintah saat ini adalah memperluas jaringan distribusi air bersih agar seluruh masyarakat, terutama kelompok yang masih kesulitan memperoleh akses air minum layak, dapat menikmati layanan tersebut.
"Bagi saya, Rekor MURI merupakan bentuk apresiasi atas apa yang telah dilakukan."
"Namun yang lebih penting adalah memastikan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan, memperoleh akses terhadap air bersih karena air merupakan hak dasar setiap warga," tegasnya.
Pramono juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme PAM JAYA setelah bertransformasi menjadi perusahaan perseroan daerah. Ia menilai pemisahan fungsi regulator dan operator harus terus dijaga agar tata kelola perusahaan berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi.
"Profesionalisme adalah kata kunci jika PAM JAYA ingin terus maju."
"Tidak boleh ada intervensi dalam menjalankan perusahaan. Ketika tata kelola dijaga dengan baik, hasilnya mulai kita rasakan hari ini," katanya.
Selain meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, perluasan jaringan air perpipaan juga menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi penggunaan air tanah. Langkah tersebut dinilai penting mengingat eksploitasi air tanah secara berlebihan dapat mempercepat penurunan muka tanah dan mengancam ketahanan lingkungan Jakarta.
"Air bukan sekadar komoditas, tetapi hak dasar warga."
"Karena itu, layanan air minum harus aman, berkualitas, terjangkau, dan dapat diakses secara setara oleh seluruh masyarakat. Ketahanan air tidak cukup dibangun melalui infrastruktur dan kebijakan, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh warga untuk menggunakan air secara bijak," tutup Pramono.
Sementara itu, Direktur Utama PT PAM JAYA Perseroda Arief Nasruddin mengungkapkan jaringan perpipaan perusahaan saat ini telah mencapai sekitar 13.200 kilometer. Untuk memenuhi target layanan 100 persen pada 2029, PAM JAYA berencana menambah lebih dari 2.000 kilometer jaringan distribusi baru dalam beberapa tahun mendatang.
Arief menjelaskan, pengembangan layanan tidak hanya dilakukan melalui perluasan jaringan pipa. PAM JAYA juga tengah membangun instalasi pengolahan air baru, mengembangkan embung sebagai sumber air baku, serta memperkuat pembiayaan melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha.
Selain itu, perusahaan juga menghadirkan Program Kartu Air Sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan tarif air sebesar Rp1 per liter. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan air minum perpipaan yang aman dan terjangkau.
"Kami terus berinovasi agar target yang diberikan Pemprov DKI Jakarta dapat tercapai."
"Insyaallah, dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, masyarakat Jakarta dapat sepenuhnya menikmati layanan air bersih perpipaan pada 2029," ujar Arief.
Dalam rangkaian Jakarta Water Hero 2026, PAM JAYA turut memberikan penghargaan kepada pelanggan, komunitas, perangkat daerah, hingga mitra yang dinilai berkontribusi terhadap pengelolaan air berkelanjutan. Program tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat untuk beralih menggunakan air perpipaan serta menerapkan kebiasaan menggunakan air secara lebih hemat dan bijaksana.
- Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)
- Rekor MURI
- Pemprov DKI Jakarta
- PAM Jaya
- Pelayanan Air Bersih
- Akses Air Bersih
- Air Bersih
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
PAM Jaya Beri Toren Gratis untuk Warga DKI Jakarta
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.