Bukan Cuma Sorak-Sorai! Nobar Piala Dunia 2026 di Mamuju Ternyata Jadi Ladang Uang UMKM

Minggu, 28 Jun 2026, 21:42 WIB

MAMUJU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memanfaatkan momentum euforia Piala Dunia 2026 dengan menggelar acara nonton bareng (nobar) di area Car Free Day Jalan Arteri Mamuju guna menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM daerah, Minggu (28/6).

"Harus ada efek berganda, yaitu ekonomi kerakyatan, Ada banyak UMKM yang terlibat dan kita memberikan voucher kepada pengunjung untuk ditukar dengan jajanan yang dijual oleh UMKM," kata Junda Maulana, pada nobar Piala Dunia di Mamuju, Minggu.

Ket. Foto: Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Junda Maulana, pada nonton bareng Piala Dunia di Jalan Arteri Mamuju, Minggu (28/6). — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar

Suasana Car Free Day di Jalan Arteri Mamuju, berubah menjadi luapan euforia Piala Dunia 2026.

Ratusan warga memadati lokasi nonton bareng yang digelar Pemerintah Provinsi Sulbar, dengan deretan lapak UMKM ikut ramai diserbu pembeli.

Banyak pengunjung yang datang menonton bersama, sambil membeli aneka makanan dan minuman, sehingga transaksi di lokasi berlangsung sepanjang acara.

Tak hanya menyaksikan pertandingan, masyarakat juga mengikuti berbagai layanan publik yang disiapkan di lokasi.

Kegiatan tersebut diawali dengan senam bersama, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan Samsat Keliling, layanan keimigrasian, hingga berbagai aktivitas lainnya yang dipadukan dengan nobar Piala Dunia.

"Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama pemerintah daerah, forkompinda dan juga instansi vertikal dan masyarakat mengikuti senam bersama sekaligus nonton bareng. Ini bentuk euforia kita di ajang Piala Dunia 2026 ini," ujar Junda Maulana.

Tujuan kegiatan itu menurut Sekda, tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. 

"Pemerintah sesuai arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka juga ingin memastikan perputaran ekonomi ikut dirasakan pelaku usaha kecil," katanya 

Junda Maulana mengatakan, semangat Piala Dunia mampu menyatukan masyarakat tanpa memandang apakah mereka penggemar sepak bola atau tidak. 

Hal yang terpenting, kata dia, kegiatan tersebut ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

"Paling penting di sini ekonominya bergerak, euforia sepak bola juga berdampak kepada pelaku UMKM yang banyak kita libatkan pada kegiatan ini," ujar Junda Maulana.

Ke depan Sekda berharap, pemerintah kabupaten di Sulbar juga menggelar nobar serupa agar euforia Piala Dunia bisa berdampak untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan serta seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang ikut mensukseskan acara tersebut.

  • ekonomi kerakyatan
  • nobar piala dunia 2026
  • pemprov sulbar
  • umkm mamuju
  • car free day mamuju

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.