Pembinaan Nelayan Tentang Teknik Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan di Pamekasan

Sabtu, 27 Jun 2026, 23:15 WIB

Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, membina nelayan tentang teknik penangkapan ikan ramah lingkungan sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya perikanan dan upaya pelestarian.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskan) Kabupaten Pamekasan Abdul Fata, di Pamekasan, Sabtu, mengatakan, selain untuk melestarikan ekosistem laut, wawasan tentang penangkapan ikan yang ramah lingkungan penting dilakukan, karena selama ini ditemukan sebagian nelayan melakukan penangkapan dengan menggunakan bahan peledak.

Ket. Foto: Pembinaan pola penangkapan ikan ramah lingkungan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan bersama DKP Provinsi Jawa Timur pada nelayan di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. — Sumber: Antara

"Dampaknya tentu terjadi kerusakan pada terumbu karang yang pada akhirnya juga berdampak hasil tangkap ikan nelayan," katanya.

Abdul Fata menuturkan, nelayan yang ditemukan melakukan penangkapan ikan tidak ramah lingkungan adalah nelayan yang menggunakan jaring pukat harimau (trawl), jaring cantrang, dan bahan peledak.

"Pukat harimau ini merupakan jaring besar yang ditarik di dasar laut yang mengeruk dan menyapu bersih seluruh biota laut, termasuk ikan kecil dan merusak terumbu karang," katanya.

Sedangkan jaring cantrang merupakan jenis pukat tarik yang menyasar ikan dasar dan seringkali merusak habitat tempat tinggal biota laut di dasar perairan.

"Kalau bom ikan, kebanyakan digunakan oleh nelayan bagan. Bahan kimia atau peledak yang digunakan bisa memusnahkan semua jenis ikan dan larva, serta menghancurkan struktur terumbu karang secara permanen," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Fata, pihaknya perlu melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya praktik penangkapan ikan yang berpotensi merusak lingkungan itu.

Ia menuturkan pembinaan tentang teknik menangkap ikan yang ramah lingkungan itu mulai dilakukan pada para nelayan di Kecamatan Pademawu, dan selanjutnya ke para nelayan lain di Kecamatan Tlanakan, Larangan, dan Pantai Utara Pamekasan.

Pada pembinaan yang dilakukan sejak sepekan lalu dan akan berlangsung hingga akhir Juli 2026 itu, Diskan menyampaikan materi terkait pentingnya menjaga kelestarian sumber daya ikan dan ekosistem laut melalui penggunaan alat tangkap yang sesuai ketentuan, menghindari praktik penangkapan yang merusak lingkungan, serta menerapkan prinsip-prinsip perikanan yang bertanggung jawab.

"Pembinaan ini kami lakukan bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. Selain dalam rangka mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan, program ini sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha perikanan tangkap di daerah," katanya.

Menurut Fata, Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan turut mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan agar manfaat pembinaan dapat dirasakan langsung oleh nelayan.

Melalui kegiatan ini diharapkan para nelayan semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya perikanan dan upaya pelestariannya, sehingga keberlanjutan sumber daya ikan dapat terjaga serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir dalam jangka panjang.

Sinergi antara DKP Provinsi Jawa Timur dan Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan diharapkan terus terjalin dalam mendukung pembangunan sektor perikanan yang maju, produktif, dan berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.