Jawa Tengah Disapu Kekeringan, Warga di Tiga Kabupaten Ini Mulai Kesulitan Air Bersih

Sabtu, 27 Jun 2026, 20:23 WIB

PEKALONGAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan tiga kabupaten di Jawa Tengah dilanda kekeringan seiring dengan beberapa wilayah yang memasuki musim kemarau.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam keterangan tertulis di Pekalongan, Sabtu, mengatakan bahwa kondisi kekeringan masih dirasakan para warga di wilayah Kabupaten Klaten, Pemalang, dan Boyolali.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"BNPB mengimbau warga tetap bijak dalam pemanfaatan air. Pendistribusian air dengan mobil tangki merupakan penanganan jangka pendek. Apabila masih terjadi peluang hujan maka masyarakat dapat memanen air hujan sebagai cadangan air," katanya.

Dampak kekeringan yang melanda di sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten meliputi Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu dan Sidorejo.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten mencatat 2.498 keluarga atau 8.319 jiwa terdampak kekeringan di wilayah tersebut.

Bencana ini dilaporkan BPBD Kabupaten Klaten sejak awal Juni 2026 dan sebanyak 377 keluarga atau 1.450 jiwa sudah mendapatkan bantuan 60 ribu liter air bersih pada Jumat (26/6) dan pendistribusian selanjutnya akan diberikan bertahap.

Ia melanjutkan, di Kabupaten Pemalang, dampak kekeringan melanda tiga desa di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Belik, Bawang, dan Pulosari.

Data sementara BPBD Pemalang mencatat 166 keluarga terdampak kekeringan dan telah didistribusikan 4 ribu liter air bersih untuk warga di Desa Pulosari.

Kemudian dampak kekeringan juga terjadi di Kabupaten Boyolali, BPBD mencatat 42 keluarga atau 125 jiwa kesulitan air bersih.

Desa-desa terdampak yaitu Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro dan Desa Samiran, Kecamatan Selo. BPBD telah mendistribusikan 5 ribu liter air bersih kepada warga dua desa.

Selain kesulitan air bersih, Abdul Muhari mengingatkan pemerintah daerah juga meningkatkan kewaspadaan ancaman kebakaran hutan dan lahan.

"BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga. Upaya pencegahan merupakan langkah efektif dalam penanganan maupun meluasnya dampak kebakaran," katanya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.