Pemkot Surabaya Santuni 1.500 Anak Yatim Lintas Agama pada 10 Muharam, Eri Cahyadi Tegaskan Kepedulian Tanpa Sekat
Jumat, 26 Jun 2026, 19:16 WIBSurabaya - Pemerintah Kota Surabaya bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya menyantuni 1.500 anak yatim lintas agama dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah di Convention Hall, Jumat (26/6).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Jatim, mengatakan dengan mengusung tema "Peduli Sesama, Berbagi Bahagia", kegiatan yang memasuki tahun keempat ini, simbol penguatan nilai kemanusiaan dan toleransi di daerah dengan sebutan "Kota Pahlawan" itu.
"Para penerima santunan berasal dari berbagai wilayah dan latar belakang agama di bawah naungan organisasi-organisasi yang tergabung dalam GOW Surabaya," katanya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga wujud komitmen Surabaya membangun kepedulian sosial, tanpa membedakan agama maupun latar belakang.
"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada GOW beserta seluruh pengurus yang selama ini konsisten menyelenggarakan santunan anak yatim setiap 10 Muharam. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat dan jumlah penerima manfaat terus bertambah setiap tahunnya," katanya.
Menurutnya, salah satu nilai yang paling penting dari kegiatan tersebutm yakni keterbukaan kepada seluruh anak yatim, tanpa memandang agama yang dianut. Bahkan, rangkaian acara juga diisi dengan doa bersama lintas agama sebagai wujud persatuan masyarakat Surabaya.
"Yang membanggakan, santunan ini tidak hanya diberikan kepada anak-anak yatim beragama Islam, tetapi juga kepada anak-anak dari berbagai agama. Di Surabaya, kami selalu meyakini bahwa ketika membantu sesama, kami tidak pernah membedakan agama maupun latar belakang," ujarnya.
Ia optimistis kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat akan menjadi kekuatan untuk menjaga keharmonisan sekaligus membawa keberkahan bagi kota.
Oleh karena itu, ia berharap, kegiatan santunan anak yatim dapat terus menjadi agenda rutin setiap tahun.
"Saya percaya, ketika semakin banyak masyarakat yang menjalankan ajaran agamanya melalui kepedulian sosial, seperti bersedekah dan berbagi kepada sesama, insyaallah Surabaya akan dijauhkan dari bencana, musibah, dan berbagai fitnah," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang selama empat tahun terakhir terus mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, konsistensi para dermawan menjadi salah satu kunci keberlangsungan santunan bagi ribuan anak yatim di Surabaya.
"Saya juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para donatur yang selama empat tahun terakhir tidak pernah berhenti memberikan dukungan. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat Surabaya," ujarnya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Surabaya Batasi Penjualan Minuman dan Makanan Kekinian Tinggi Garam dan Gula di Kantin Sekolah
-
Australia Matangkan Persiapan Jelang Piala Dunia dengan Kamp Latihan di Florida
-
Jakarta Light Festival 2026: Semarak Imlek dan Instalasi Cahaya di Bundaran HI
-
Sekolah Garuda Sigi Dibangun di Atas Lahan 10 Hektare
-
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Balita, Bumil, hingga Siswa SMA di Kalteng
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.