Menekraf Menilai AI Harus Jadi Pendukung, Bukan Pengganti Kreator

Jumat, 26 Jun 2026, 20:30 WIB

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital terkait penyusunan roadmap kecerdasan buatan atau AI di Indonesia. Ia menyebut Komdigi tengah menyiapkan regulasi dan pedoman etika AI yang diharapkan segera diterbitkan.

“Tetapi kita harapkan itu dapat segera dikeluarkan. Karena ini juga satu sisi AI ini peluang, tapi tantangan juga bagi para kreator di Indonesia dan ini kita harus jaga,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya usai menghadiri acara ‘Spotify Loud and Clear Indonesia 2026’ di Jakarta, Kamis (25/6).

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya — Sumber: RRI/Sasa Haniyah

Menurut Riefky, perkembangan AI menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia. Karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif terus memberikan masukan dalam penyusunan kebijakan dan etika pemanfaatan AI.

Ia menegaskan AI seharusnya dimanfaatkan sebagai pendukung proses kreatif yang memberikan nilai tambah bagi para kreator. Menurut dia, teknologi tersebut tidak semestinya menggantikan peran musisi, seniman, maupun pelaku kreatif lainnya di Indonesia.

“Kami sendiri juga melihat bahwa AI itu treatment-nya semestinya adalah sebagai co dari para kreator, jadi sebagai add value. Tapi bukan menggantikan para kreator atau para musisi, seniman di Indonesia, ya,” ucap dia.

Riefky sendiri mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang menimbulkan rasa ketidakadilan di kalangan pelaku industri musik. Salah satunya menyangkut tata kelola sistem kolektif, termasuk pengawasan dan audit lembaga terkait pengelolaan hak para musisi.

“Kemudian juga masalah sistem kolektifnya, lembaga kolektifnya, bagaimana mereka pengawasannya, auditnya. Sehingga semua dari para musisi ini bisa merasakan keadilan begitu,” kata Riefky.

Ia mengatakan pembenahan sistem tersebut penting agar para musisi dapat merasakan keadilan secara lebih merata. Selain persoalan royalti, ia menambahkan pembajakan juga masih menjadi perhatian yang harus ditangani bersama. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Telkom Perkuat Bisnis Enterprise, Siapkan Fondasi Digital Indonesia Hadapi Era AI

Gaia Music Festival 2026 Hadirkan RAN hingga Teddy Adhitya, Musik dan Alam Berpadu di Bandung

BTN Luncurkan 9.800 KTM Co-Branding USU, Perkuat Ekosistem Transaksi Digital Mahasiswa

Bikin Kaget! Gempa M 6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Aman dari Tsunami

Keren, Upacara Merah Putih di Bawah Laut Teluk Cendrawasih Bersama Hiu Paus

Menkes: Pemerintah akan Bangun Laboratorium Kesehatan di Seluruh Kabupaten/Kota

PT KAI Wisata Diskon 17 Persen Tiket Layanan Semarak HUT RI ke-81

KCIC Sediakan Promo Tiket Whoosh HUT ke-81 RI

Wamenkum: RUU Kewarganegaraan Atur Kewarganegaraan Khusus bagi Talenta

Kabar Baik Pengguna Motor di Balikpapan! BPH Migas Cek SPBU untuk Layani Pertalite

Bank Bandung Luncurkan “Deposito Cuan di Depan”

Saluran Irigasi Tertutup Longsor! PU Kebut Penanganan Air Bersih Pasca Gempa Flores

Pemprov Jabar Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bertekad Perkuat Komitmen Keamanan

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

Penumpang Rasakan Mobilitas Bandung-Bali Makin Praktis Berkat Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara 

UOB Perkuat Segmen Nasabah Premium dengan Peningkatan Manfaat Kartu Visa

Maskapai Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung

DPRD Kota Bandung: Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Hadapi Berbagai Tantangan

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.