Kemendikdasmen Kawal SPMB Ramah Anak di Kalsel
Jumat, 26 Jun 2026, 06:40 WIBBANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan (BPMP Kalsel) mengawal pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 yang menerapkan prinsip ramah anak.
Kepala BPMP Kalsel, Dr. Santoso di Banjarbaru, Jumat (26/6), mengatakan sebagai bentuk pengawalan tim BPMP Kalsel turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di 13 Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan mulai 18 Juni sampai dengan 30 Juni 2026.
Monev ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan SPMB Ramah 2026/2027 berjalan lancar, transparan, objektif, dan tentunya ramah anak sesuai dengan prinsip inklusivitas dan kenyamanan bagi calon peserta didik baru.
Bahkan Santoso terjun langsung melaksanakan Monev SPMB Ramah di Kota Banjarmasin.
Dia menyambangi Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mengecek tata kelola untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan bermutu melalui sistem penerimaan murid yang transparan, berkeadilan, dan inklusif.
Santoso juga melihat langsung berjalannya SPMB di satuan pendidikan di SDN Sungai Andai 3 Banjarmasin.
Di sekolah ini, dia meninjau langsung alur dan teknis pendaftaran daring diterapkan di sekolah tersebut.
Kepala BPMP menegaskan sinergi dan pengawasan langsung ini menjadi kunci utama terwujudnya SPMB yang objektif, transparan, berkeadilan, dan tentunya ramah anak di Kalimantan Selatan.
"Mari bersama-sama kita dukung kesuksesan SPMB Ramah 2026/2027 demi masa depan pendidikan Kalimantan Selatan yang lebih maju dan berkualitas," tambahnya.
- Kalsel
- Kemendikdasmen
- SPMB Ramah Anak
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Bukan Cuma Balap Karung! Cara Relawan GDS Hapus Sekat Sosial Anak Panti di Aceh Bikin Haru
-
Pemprov Babel Prioritaskan IPR bagi Warga Desa di Kawasan Tambang Rakyat, Dorong Kesejahteraan Masyarakat.
-
Harga Emas Antam Turun Rp9.000 Menjadi Rp2,613 Juta/Gr Pada Selasa Ini
-
Hujan Deras Lumpuhkan Pakistan, 7 Orang Tewas
-
Warga Gandaria Kembangkan Alat Olah Sampah Plastik Bernilai Ekonomi
-
Menperin Lepas 2.361 Lulusan SMK Serentak, Mayoritas Terserap di Industri dan Berwirausaha
-
Empat Wisatawan Satu Keluarga Ditemukan Meninggal saat Berkemah di Kledung, Temanggung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.