- Home
-
- Luar Negeri
-
- Hujan Deras Lumpuhkan Paki...
Hujan Deras Lumpuhkan Pakistan, 7 Orang Tewas
Minggu, 26 Jul 2026, 18:29 WIBMOSKOW - Otoritas Penanggulangan Bencana Provinsi (PDMA) Pakistan mencatat tujuh orang, termasuk dua anak-anak, dilaporkan meninggal dunia dan 20 orang lainnya terluka akibat hujan muson di Provinsi Punjab.
Korban meninggal dunia dan luka-luka tersebut disebabkan oleh runtuhnya atap, tenggelam, dan tersengat listrik, menurut laporan surat kabar Dawn, Minggu (26/7).
Direktur Jenderal PDMA, Umar Abbas, mengatakan hujan muson terus melanda Punjab.
Pejabat senior di Departemen Irigasi Punjab, dalam laporan itu, menyebut sekitar 400 Km persegi lahan telah tergenang banjir.
Pejabat itu menambahkan genangan air akibat banjir itu seolah-olah membentuk sebuah laut pedalaman baru di provinsi tersebut, serta menggambarkan situasi itu sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya selama musim hujan dan kondisi menjadi sangat sulit.
Banjir tersebut menyebabkan kerusakan parah pada tanaman pangan, ternak, dan infrastruktur.
Sebelumnya, Kamis (23/7), Badan Penanggulangan Bencana Nasional Pakistan menyatakan 72 orang tewas dan 187 orang terluka selama sebulan terakhir akibat banjir yang dipicu oleh hujan muson.
Provinsi Punjab, yang berada di sebelah timur, dan Provinsi Khyber Pakhtunkhwa di sebelah utara menjadi wilayah terdampak paling parah. Ant
Berita Terkait:
-
Trump Klaim Aset Iran yang Dicairkan untuk Beli Produk Pertanian AS
-
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen Kelola Sampah Secara Terintegrasi
-
Gelaran Segoro Topeng Kaliwungu Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Wisata di Lumajang
-
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Bahlil Garansi Pertalite dan Solar Tidak Naik
-
Teknologi Avatar 3D Pemain Tayangan VAR Piala Dunia 2026 Lebih Akurat
-
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Bertanggung Jawab atas Babak Pertama yang Buruk di Laga Perpisahan Bersama Prancis
-
CEO Danantara: Saham Perbankan RI Masih di Bawah Harga Wajar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.