Dongkrak Kunjungan Wisatawan, PHRI Berharap Harga Tiket Pesawat ke Aceh Bisa Lebih Murah
Jumat, 26 Jun 2026, 18:50 WIBBANDA ACEH - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Aceh mengharapkan harga tiket pesawat komersial tujuan ke provinsi ujung barat Indonesia tersebut bisa lebih murah. Kondisi itu diharapkan akan berimbas dengan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Ketua PHRI Aceh Andre Leo di Banda Aceh, Jumat (26/6), mengatakan saat ini harga tiket pesawat terbang ke Provinsi Aceh mahal dan berdampak pada kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.
"PHRI berharap harga tiket pesawat ke Aceh bisa lebih murah. Persoalan harga tiket mahal, tentu mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Aceh," kata Andre Leo.
Menurut dia, dampak lainnya akibat mahalnya harga tiket pesawat tersebut turut dialami pelaku usaha perhotelan maupun restoran karena kunjungan ke daerah berjuluk Bumi Serambi Makkah tersebut. Sebab, kunjungan wisatawan berkurang.
"Bagaimana wisatawan berkunjung ke Provinsi Aceh kalau harga tiket mahal. Karena itu, kami berharap tiket bisa lebih murah, sehingga kunjungan wisatawan dapat meningkat," katanya.
Saat ini, kata dia, PHRI Aceh bersama kalangan asosiasi pariwisata di provinsi terus menguatkan kolaborasi meningkatkan kunjungan wisatawan. Kolaborasi tersebut di antaranya mengintensifkan promosi serta menghadirkan kegiatan-kegiatan berskala nasional di Provinsi Aceh.
"Kegiatan seperti rapat kerja nasional maupun pertemuan berskala nasional turut berdampak pada peningkatan okupansi perhotelan. Dan ini terus kami promosikan di tingkat nasional," katanya.
Selain itu, PHRI Aceh juga mengajak pengelola perhotelan, restoran, maupun pelaku usaha pariwisata dapat memberikan kepuasan dan kenyamanan bagi wisatawan, sehingga memberi respons positif terhadap pariwisata di Provinsi Aceh.
"Mari tingkatkan citra positif terhadap pariwisata Aceh. Sebab, sektor pariwisata memberi dampak banyak terhadap perekonomian masyarakat, tidak hanya perhotelan dan restoran, tetapi juga pelaku UMKM lainnya," kata Andre Leo.
Berita Terkait:
-
"Green Card" dari UNESCO Buka Pasar Global bagi Produk Lokal di Lereng Rinjani
-
Bebas Visa Kunjungan Bisa Dongkrak Jumlah Kedatangan Wisman
-
Fantastis! Danantara Spill Potensi Investasi PSEL Jakarta
-
Panglima TNI Perkuat Kepemimpinan Unggul dan Inovatif Hadapi Tantangan Global
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.