Tersangka Penembakan Ditahan Setelah Trump Dievakuasi dari Jamuan Makan Malam dengan Pers

Minggu, 26 Apr 2026, 10:37 WIB

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump dan ibu negara Melania dievakuasi pada Sabtu (25/4) malam setelah acara jamuan makan malam terganggu oleh suara tembakan keras.

Seorang tersangka telah ditahan, kata FBI, setelah acara makan malam resmi tahunan untuk menghormati korps pers Gedung Putih di ballroom Washington Hilton tiba-tiba terganggu oleh kebingungan dan kekacauan.

Ket. Foto: Orang-orang berlindung setelah insiden di acara makan malam tahunan koresponden Gedung Putih pada 25 April 2026 di Washington DC. — Sumber: Guardian

Para jurnalis bersembunyi di bawah meja saat pihak berwenang bergegas membawa presiden dan anggota kabinetnya keluar dari ruangan.

Ada laporan bahwa Dinas Rahasia AS mengacungkan senjata saat para reporter Gedung Putih dievakuasi dari ruangan dan agen Dinas Rahasia meneriakkan "tembakan dilepaskan".

FBI mengkonfirmasi bahwa seorang tersangka telah ditangkap. Dinas Rahasia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden penembakan terjadi di dekat area pemeriksaan detektor logam utama di hotel tersebut.

Dalam konferensi pers dari Gedung Putih pada Sabtu malam, Trump memuji Dinas Rahasia dan mengatakan seorang agen terkena peluru yang berhasil dihentikan oleh rompi antipeluru. Dia mengatakan para penyelidik sedang menuju kediaman tersangka di California.

“Itu sangat tidak terduga tetapi ditindaklanjuti dengan luar biasa oleh Secret Service dan penegak hukum, dan ini adalah acara yang didedikasikan untuk kebebasan berbicara yang seharusnya menyatukan anggota kedua partai dengan anggota pers,” katanya.

Ia juga menggambarkan Washington Hilton "bukan bangunan yang sangat aman" dan mengemukakan manfaat pembangunan ruang dansa di Gedung Putih. “Inilah mengapa kita harus memiliki semua atribut yang kita rencanakan di Gedung Putih. Ruangannya sebenarnya lebih besar, dan jauh lebih aman.”

Weijia Jang, presiden acara makan malam koresponden Gedung Putih, mengatakan kepada para hadirin pada Sabtu pagi bahwa presiden ingin menjadwal ulang acara makan malam tersebut dalam 30 hari ke depan.

“Syukur kepada Tuhan semuanya selamat, dan terima kasih telah berkumpul malam ini,” katanya. “Kita akan melakukan ini lagi.”

Para reporter Guardian yang berada di ruangan tersebut mengatakan awalnya ada pesan yang simpang siar mengenai apakah pers dan tamu undangan harus tetap berada di ruangan tersebut. Akhirnya, seluruh ruangan dikosongkan ketika para peserta diberitahu bahwa acara tersebut tidak akan dilanjutkan dan lambang kepresidenan dilepas dari podium.

Wolf Blitzer dari CNN melaporkan ia melihat seseorang membawa senjata api di acara tersebut.

“Saya memang melihat pelaku penembakan tergeletak di tanah setelah dia mulai menembak,” katanya. “Petugas polisi menjatuhkannya ke tanah.”

Jamuan makan malam tahun ini sudah terasa tegang mengingat kehadiran Trump dan para anggota kabinetnya, termasuk Pete Hegseth, menteri pertahanan, dan Marco Rubio, menteri luar negeri.

Trump setuju untuk menghadiri jamuan makan malam tahun ini setelah menolak hadir tahun lalu dan selama masa jabatan pertamanya. Tradisi jamuan makan malam para koresponden dimulai pada tahun 1921, meskipun tradisi kehadiran tamu presiden dimulai pada tahun 1924, ketika Calvin Coolidge hadir.

Washington Hilton adalah hotel yang sama tempat Ronald Reagan ditembak dan terluka parah oleh seorang calon pembunuh pada tahun 1981.

Ketika ditanya pada Sabtu malam apakah ia khawatir tentang ancaman terhadap nyawanya, Trump, yang juga selamat dari upaya pembunuhan selama kampanyenya untuk pemilihan presiden 2024, mengatakan: "Ini adalah profesi yang berbahaya."

  • Kasus Penembakan

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.