Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Mitigasi Titik Rawan Banjir di Sungaiselan

Selasa, 23 Jun 2026, 13:42 WIB

KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat mitigasi bencana banjir di Kecamatan Sungaiselan, melalui normalisasi aliran sungai di Kelurahan Sungaiselan dan Desa Sungaiselan Atas.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, di Koba, Selasa(23/6), mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi bencana berbasis kondisi lapangan untuk menekan risiko banjir di wilayah Sungaiselan yang memiliki sejumlah titik rawan genangan.

Ket. Foto: Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman — Sumber: ANTARA

Menurut dia, mitigasi dilakukan secara bertahap melalui intervensi teknis di lokasi yang dinilai paling berisiko agar penanganan lebih tepat sasaran.

“Normalisasi ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi aliran sungai sehingga risiko genangan dapat diminimalkan,” ujarnya.

Upaya tersebut dilakukan menyusul kondisi sejumlah segmen sungai yang mengalami penyempitan akibat sedimentasi dan penumpukan sampah, sehingga berpotensi menurunkan kapasitas tampung aliran saat curah hujan tinggi.

Penanganan di lapangan dilakukan dengan pengerukan menggunakan alat berat jenis long arm untuk mengangkat sedimen, lumpur, serta material yang menghambat kelancaran aliran air di titik-titik prioritas.

Algafry menjelaskan, banjir di wilayah tersebut berpotensi mengganggu permukiman warga, akses transportasi, serta aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada jalur penghubung antarwilayah saat intensitas hujan meningkat.

Pemerintah daerah, kata dia, juga memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dalam penanganan titik rawan banjir serta kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan debit air saat hujan ekstrem.

Pemkab Bangka Tengah juga melakukan penguatan sistem pemantauan kondisi cuaca dan tinggi muka air sungai sebagai bagian dari peringatan dini agar tindakan darurat dapat dilakukan lebih cepat.

Edukasi kepada masyarakat, kata dia, terus diperkuat terutama terkait larangan membuang sampah ke sungai yang menjadi salah satu faktor utama tersumbatnya aliran air.

"Kesadaran masyarakat menjadi kunci dalam mendukung mitigasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa keterlibatan warga," kata Algafry.

Camat Sungaiselan Jakara Akbar mengatakan kondisi sejumlah alur sungai yang mengalami pendangkalan berdampak pada berkurangnya kapasitas aliran saat debit air meningkat.

Hal tersebut meningkatkan potensi luapan air yang dapat mengganggu permukiman warga serta aktivitas transportasi dan ekonomi di wilayah tersebut.

“Penanganan dilakukan melalui normalisasi dan pengerukan agar kapasitas aliran sungai kembali optimal,” ujarnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.