Bogor Segera Ganti Angkot dengan Menyiapkan Biskita

Selasa, 23 Jun 2026, 08:01 WIB

BOGOR – Biskita diproyeksikan menggantikan angkutan kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, menyiapkan koridor baru angkutan massal BisKita. Angkutan kota (angkot) yang berusia di atas 20 tahun mulai dihentikan operasionalnya melalui kebijakan penataan transportasi umum.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Kota Bogor, Senin, mengatakan pemerintah tengah membahas penambahan koridor 3 dan 4 sebagai bagian dari pengembangan layanan transportasi massal di Kota Bogor.

Ket. Foto: angkutan massal — Sumber: ist

"Kita akan segera menambah koridor 3 dan 4. Ini dalam proses pembahasan. Kita juga menyiapkan satu angkutan moda peremajaan yang hijau," kata Dedie.

Menurut dia, pengembangan koridor baru tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat seiring pelaksanaan Peraturan Wali Kota Nomor 11 Tahun 2026 tentang rasionalisasi, peremajaan, dan penghapusan kendaraan bermotor umum dalam trayek.

Dedie menjelaskan, saat ini Pemkot Bogor telah menghitung kebutuhan jumlah penumpang pada empat koridor yang direncanakan. Dua koridor yang sudah berjalan berpotensi dikelola tanpa subsidi, sedangkan dua koridor baru masih dikaji untuk memperoleh dukungan subsidi pemerintah.

"Perkiraan kita tetap di Rp51 miliar untuk empat koridor, dengan dua koridor nanti yang nonsubsidi. Koridor 1 dan 2 bisa nonsubsidi, sedangkan 3 dan 4 masih dibahas," ujarnya.

Ia menilai jumlah angkot di Kota Bogor saat ini sudah melebihi kebutuhan masyarakat sehingga banyak kendaraan yang menunggu penumpang dan berhenti terlalu lama di sejumlah titik.

"Kalau dulu masyarakat yang menunggu angkot karena jumlahnya kurang. Kalau sekarang angkot yang menunggu orang, makanya banyak yang ngetem. Ini indikasi bahwa angkot berlebihan," katanya.

Pemkot Bogor mulai menghentikan operasional angkot berusia di atas 20 tahun setelah menerbitkan Perwali Nomor 11 Tahun 2026 sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Transportasi.

Dedie menegaskan penghapusan angkot tua dilakukan secara bertahap setelah pemerintah memberikan masa sosialisasi selama enam bulan kepada pemilik dan pengemudi angkutan umum.

Selain menyiapkan koridor baru, Pemkot Bogor juga merencanakan pengembangan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan sebagai bagian dari program peremajaan angkutan umum di Kota Bogor.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.