Menbud Berharap Ajang FFI 2026 Lahirkan Talenta Baru Perfilman Indonesia

Jumat, 19 Jun 2026, 14:38 WIB

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, berharap Festival Film Indonesia (FFI) 2026 mampu melahirkan talenta-talenta baru perfilman nasional. Menurut dia, ajang tersebut dapat menjadi ruang pengembangan bagi sineas muda dengan berbagai gagasan kreatif.

Ia menilai industri film Indonesia saat ini memiliki prospek yang semakin menjanjikan bagi generasi muda. Kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya minat masyarakat terhadap karya-karya sinema nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Ket. Foto: Menteri Kebudayaan, Fadli Zon — Sumber: RRI/Annisa Ramadhannia

Ia mengatakan FFI harus mampu menjaring pemain, sineas, dan penulis cerita berbakat Indonesia. Kehadiran talenta baru dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan industri perfilman nasional pada masa mendatang.

"Kita berharap FFI bisa menjaring talenta-talenta baru, talenta-talenta muda, pemain-pemain baru. Dan juga sineas-sineas baru, serta cerita-cerita baru yang kreatif," kata dia saat menghadiri konferensi pers Festival Film Indonesia (FFI), Hutan Kota, Jakarta Selatan, Kamis (18/6).

Ia meyakini para talenta muda Indonesia memiliki kemampuan menghasilkan karya yang berbeda dan inovatif. Menurut dia, perkembangan industri film saat ini membuka peluang besar bagi lahirnya berbagai gagasan segar.

Kepercayaan tersebut didukung capaian sejumlah film Indonesia yang berhasil mencetak rekor jumlah penonton dalam beberapa tahun. Beberapa film bahkan mampu menarik lebih dari sepuluh juta penonton dan mencatat sejarah baru nasional.

"Film kita ini ternyata mempunyai prospek yang sangat baik. Film Jumbo sampai 10 juta penonton, film Agak Laen sampai 11 juta penonton," ucap dia.

Selain mendorong lahirnya talenta baru, FFI juga diharapkan mendukung upaya pemajuan kebudayaan nasional secara berkelanjutan. Menurut dia, berbagai objek pemajuan kebudayaan sering kali hadir dan berkembang melalui karya perfilman Indonesia.

Ia menjelaskan film tidak hanya menampilkan cerita, tetapi juga memuat unsur seni dan musik sekaligus. Karena itu, perfilman memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.

Ia turut menyoroti pentingnya penciptaan musik orisinal yang dibuat khusus untuk mendukung sebuah film. Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat identitas karya sekaligus meningkatkan kualitas sinema nasional secara keseluruhan.

Menurut dia, tradisi menciptakan soundtrack khusus pernah melahirkan banyak karya berkesan dalam sejarah perfilman Indonesia. Ia berharap pendekatan serupa terus berkembang sehingga film nasional semakin menarik dan berdaya saing tinggi.

"Ada dukungan untuk membuat soundtrack asli, musik yang khusus didedikasikan dari film. Jadi bukan musik yang sudah populer, lagu yang sudah populer ditempelkan ke dalam film," ucap dia.

Melalui Festival Film Indonesia, pemerintah berharap ekosistem perfilman nasional dapat tumbuh secara berkelanjutan dan inklusif. Kehadiran talenta baru serta karya inovatif diharapkan memperkuat posisi sinema Indonesia pada masa depan.

Sementara itu, Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2026, Ario Bayu, mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini menjadi awal perjalanan panjang. Proses tersebut akan berlangsung hingga akhir tahun sebelum mencapai malam puncak penghargaan Festival Film Indonesia mendatang.

Menurut dia, perjalanan FFI 2026 melibatkan berbagai tahapan yang akan diikuti para pelaku perfilman nasional. "Ini menjadi awal perjalanan yang cukup panjang hingga menuju puncak Festival Film Indonesia pada akhir tahun nanti," ucap dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.