Kane Tampil Impresif, Inggris Tumbangkan Kroasia; Portugal Tersandung di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026, 10:02 WIB

LOS ANGELES – Tim nasional Inggris membuka perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penuh drama setelah mengalahkan Kroasia 4-2. Di sisi lain, langkah Portugal bersama Cristiano Ronaldo justru tersendat setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo, Kamis (18/6) dini hari WIB.

Pertandingan Grup L di stadion kandang klub NFL Dallas Cowboys berlangsung penuh emosi. Harry Kane menjadi bintang utama Inggris dengan mencetak dua gol, sementara Jude Bellingham dan Marcus Rashford melengkapi kemenangan yang membawa The Three Lions memulai ambisi mengakhiri penantian 60 tahun tanpa gelar besar.

Ket. Foto: Harry Kane. — Sumber: AFP

Inggris langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Kane membuka keunggulan melalui titik penalti setelah wasit memberikan kesempatan eksekusi ulang karena kiper Kroasia Dominik Livakovic dianggap bergerak terlalu cepat meninggalkan garis gawang.

Namun Kroasia tidak menyerah. Martin Baturina menyamakan kedudukan pada menit ke-36 setelah memanfaatkan celah pertahanan Inggris.

Kane kemudian kembali membawa Inggris unggul. Sundulan kerasnya membuat ia menyamai catatan legenda Inggris Gary Lineker sebagai pencetak 10 gol di Piala Dunia.

Meski demikian, lini belakang Inggris kembali menunjukkan kelemahan. Kroasia mampu menyamakan skor melalui Petar Musa pada masa tambahan waktu babak pertama.

Perubahan baru terlihat setelah jeda. Inggris meningkatkan tekanan dan mulai mendominasi pertandingan.

Bellingham mencetak gol indah setelah melakukan sprint melewati pertahanan lawan sebelum menaklukkan kiper Kroasia. Rashford kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-85 dengan penyelesaian tenang setelah menerima peluang di depan gawang.

Kane mengungkapkan bahwa pelatih Inggris asal Jerman, Thomas Tuchel, memberikan motivasi penting saat jeda.

"Pelatih berbicara kepada kami di ruang ganti. Dia mengatakan, jika kalah pun kami harus kalah dengan cara yang benar. Kami mulai kehilangan arah," ujar Kane. "Di babak kedua kami tampil habis-habisan dan mereka tidak mampu mengimbangi."

Sementara itu, Portugal harus menerima hasil mengecewakan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo di Houston. Laga tersebut juga menjadi sejarah bagi Cristiano Ronaldo, yang menyamai rekor tampil di enam edisi Piala Dunia bersama Lionel Messi.

Namun, pemain berusia 41 tahun itu kesulitan menembus pertahanan rapat Kongo. Portugal sempat unggul lebih dulu melalui Joao Neves pada babak pertama.

Namun Kongo memberikan kejutan. Yoane Wissa, pemain klub Premier League Newcastle, menyamakan kedudukan lewat sundulan pada masa tambahan waktu babak pertama.

Gol tersebut menjadi poin pertama Kongo sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia.

Hasil imbang itu kembali memunculkan kritik terhadap keputusan pelatih Portugal Roberto Martinez yang tetap memainkan Ronaldo sebagai starter.

Namun Martinez tetap membela pilihannya. "Tidak masuk akal menarik keluar pencetak gol terbaik dunia ketika sebuah tim membutuhkan gol," kata Martinez.

Ronaldo meninggalkan lapangan tanpa memberikan komentar kepada media, tetapi kemudian menulis di Instagram: "Ini bukan awal yang kami inginkan, tetapi perjalanan masih panjang dan belum berakhir."

Bagi Republik Demokratik Kongo, hasil ini menjadi pencapaian besar. Persiapan mereka menuju Piala Dunia sempat terganggu oleh wabah Ebola di negara tersebut, tetapi mereka mampu tampil disiplin menghadapi salah satu tim kuat dunia.

Pelatih Sebastien Desabre menyebut hasil tersebut sebagai kebanggaan besar.

"Ini sumber kebanggaan luar biasa karena kami mendapatkan poin pertama Kongo di Piala Dunia sekaligus mencetak gol pertama kami," ujar Desabre.

Beberapa pemain Portugal juga mengenakan gelang penghormatan untuk mantan rekan setim mereka, Diogo Jota, yang meninggal dalam kecelakaan mobil tahun lalu.

Pada pertandingan lain Grup L, Ghana meraih kemenangan tipis 1-0 atas Panama.

Gol kemenangan baru tercipta pada menit kelima masa tambahan waktu melalui Caleb Yirenkyi, yang membawa Black Stars meraih tiga poin dan menyamai posisi Inggris di klasemen. Ghana, yang pernah mencapai perempat final Piala Dunia 2010, berharap bisa kembali membuat kejutan setelah gagal lolos dari fase grup pada dua edisi terakhir. Mereka akan menghadapi Inggris pada pertandingan kedua Grup L di Boston pada 23 Juni.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.