- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Siapkan Diri Menuj...
Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
Kamis, 18 Jun 2026, 01:05 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyiapkan diri menuju kota berbasis teknologi, utamanya dari kecerdasan buatan (AI). âJakarta sebagai kota global, berbudaya dan kreatif, tidak ingin melewatkan peluang ekonomi yang muncul dari perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI,â tandas Wagub Jakarta, Rano Karno.
Menurutnya, dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif, khususnya film, teknologi AI bukan lagi sekadar keniscayaan. Teknologi ini telah membawa dampak ekonomi yang nyata di pasar global. âJakarta harus memanfaatkan peluang ini,â jelasnya, di Jakarta, Rabu.Sebelumnya,
Sebelumnya, Rano menghadiri Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 di Nusa Dua, Bali, 16â18 Juni. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperkuat strategi pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi di Jakarta.
Dalam agenda mewujudkan visi Jakarta sebagai kota sinema, Pemprov Jakarta menjadi satu-satunya pemerintah daerah Indonesia yang mendapat kesempatan hadir dan berkolaborasi dengan para pelaku industri hiburan, konten, dan teknologi dari kawasan Asia Pasifik.
Pada hari pertama, Wagub Rano menghadiri sesi CEO Forum yang membahas perkembangan industri kecerdasan buatan serta proyeksinya dalam 20 tahun mendatang. Sesi tersebut dibawakan oleh Nick Nash, Co-Founder dan Managing Partner Asia Partners, perusahaan ekuitas dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 23 miliar atau sekitar 414 triliun rupiah.
Dalam paparannya, Nick menyatakan bahwa pasar negara berkembang masih sangat menjanjikan bagi industri konten. Menurutnya, perpaduan kekuatan cerita dan teknologi AI akan menjadi tren yang semakin diminati dalam dua dekade mendatang.
âI believe Indonesia and Southeast Asia will be a huge market for AI content, and we predict that in the next decade microdramas will be generated by AI,â ujar Nick dalam sesi CEO Forum.
Merespons hal tersebut, Wagub Rano menegaskan bahwa Jakarta siap menangkap peluang tersebut sebagai kota global. Menurutnya, Jakarta tidak hanya perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tetapi juga harus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan industri AI.
âSaya rasa ke depan Jakarta harus bersiap, terutama jika AI semakin berkembang. Kita tidak hanya ingin menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama,â tandasnya. Jakarta harus menyiapkan SDM bidang AI untuk mengembangkan industrinya. Ada SMK yang bisa menjadi titik awal untuk mempersiapkan talenta-talenta tersebut.
Investasi
Sementara itu, dalama lanjutan kaunjungan di Singapura, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, diterima Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Chee Hong Tat, dan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, dalam rangkaian RISING Fellowship di Singapura 14â15 Juni.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan Jakarta-Singapura dalam bidang investasi, pengembangan kawasan perkotaan, transportasi publik, penguatan kapasitas aparatur, serta kerja sama strategis lainnya yang mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
Menurut Pramono, Singapura merupakan salah satu pusat ekonomi dan investasi terpenting Asia sekaligus mitra strategis Jakarta. Maka, penguatan hubungan dengan Singapura menjadi langkah penting untuk membuka peluang investasi baru, mempercepat pembangunan kawasan berbasis transportasi publik, serta memperluas kolaborasi dalam pengelolaan kota.
- visi kota
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.