- Home
-
- Megapolitan
-
- Wagub Rano Karno Siapkan S...
Wagub Rano Karno Siapkan SMK Jadi Titik Awal Cetak Talenta Industri AI di Jakarta
Rabu, 17 Jun 2026, 17:40 WIBJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mempersiapkan sumber daya manusia di bidang kecerdasan buatan (AI) guna mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan industri perfilman. Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada 16â18 Juni 2026.
Kehadiran Rano Karno bersama delegasi Pemprov DKI Jakarta menjadi bagian dari upaya memperkuat strategi pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi. Jakarta juga menjadi satu-satunya pemerintah daerah di Indonesia yang mendapat kesempatan berpartisipasi dan berkolaborasi dengan pelaku industri hiburan, konten, dan teknologi dari kawasan Asia Pasifik.
Pada hari pertama penyelenggaraan, Rano Karno mengikuti Forum Direktur Utama yang membahas perkembangan industri kecerdasan buatan serta proyeksinya dalam 20 tahun mendatang. Sesi tersebut dipandu oleh Nick Nash, pendiri bersama sekaligus mitra pengelola Asia Partners, perusahaan investasi yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp414 triliun.
Dalam pemaparannya, Nick menilai negara-negara berkembang masih memiliki potensi besar sebagai pasar industri konten berbasis teknologi. Ia menyebut perpaduan antara kekuatan cerita dan kecerdasan buatan diperkirakan akan menjadi tren yang semakin berkembang dalam dua dekade ke depan.
"Saya meyakini Indonesia dan Asia Tenggara akan menjadi pasar yang sangat besar bagi konten berbasis kecerdasan buatan. Kami juga memprediksi dalam satu dekade mendatang drama pendek akan banyak diproduksi menggunakan teknologi kecerdasan buatan," ujar Nick.
Menanggapi hal tersebut, Rano Karno menegaskan Jakarta harus mampu memanfaatkan peluang yang muncul dari perkembangan teknologi tersebut. Menurutnya, Jakarta tidak boleh hanya menjadi konsumen atau pasar, tetapi juga harus berperan sebagai pelaku utama dalam pengembangan industri kecerdasan buatan.
"Saya rasa ke depan Jakarta harus bersiap, terutama jika AI semakin berkembang. Kita tidak hanya ingin menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama. Jakarta harus menyiapkan SDM di bidang AI untuk mengembangkan industrinya. Kita memiliki SMK yang bisa menjadi titik awal untuk mempersiapkan talenta-talenta tersebut," kata Rano.
Ia menambahkan, pengembangan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar Jakarta mampu bersaing di tengah transformasi industri global. Persiapan talenta sejak jenjang pendidikan menengah dinilai menjadi langkah strategis untuk mendukung kebutuhan industri kreatif berbasis teknologi di masa mendatang.
"Dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif, khususnya film, teknologi AI bukan lagi sekadar keniscayaan. Teknologi ini telah membawa dampak ekonomi yang nyata di pasar global. Jakarta harus dan akan memanfaatkan peluang ini," pungkasnya.
Keikutsertaan Jakarta dalam APOS 2026 sekaligus memperkuat visi kota sebagai pusat industri kreatif yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui kolaborasi dengan pelaku industri global, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota sinema yang kompetitif dan berdaya saing di tingkat internasional.
- Pemprov DKI Jakarta
- Ekosistem Industri Film
- Wagub DKI Rano Karno
- kecerdasan buatan (AI)
- Ekonomi Kreatif
- Lulusan SMK
- Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia
-
Perusahaan Dituntut Perkuat SDM Berbasis Teknologi untuk Hadapi Disrupsi
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.