HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

Selasa, 16 Jun 2026, 16:45 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggratiskan layanan transportasi umum selama dua hari dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta. Kebijakan tersebut berlaku pada 27-28 Juni 2026 dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian tanpa biaya menggunakan berbagai moda transportasi publik.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Jakarta sekaligus upaya mendorong masyarakat agar semakin terbiasa menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggratiskan layanan transportasi umum selama dua hari dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta. Kebijakan tersebut berlaku pada 27-28 Juni 2026 dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian tanpa biaya menggunakan berbagai moda transportasi publik. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

"Untuk menyambut HUT Jakarta, pada 27-28 Juni kita akan membebaskan transportasi umum," ujar Pramono.

Program pembebasan tarif akan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu, 27 Juni 2026 dan Minggu, 28 Juni 2026. Selama periode tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai moda transportasi publik yang beroperasi di Jakarta tanpa dikenakan biaya perjalanan.

Menurut Pramono, kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi Pemprov DKI Jakarta kepada masyarakat dalam momentum perayaan ulang tahun kota. Selain itu, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat warga untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

“Kado untuk warga RW 07 dan tentunya warga seluruh Jakarta yang ber-KTP Jakarta,” katanya.

Pramono menjelaskan, sistem transportasi publik Jakarta saat ini semakin terintegrasi. Tingkat konektivitas antarmoda telah mencapai sekitar 93 persen, sehingga memudahkan masyarakat melakukan perjalanan dengan berbagai pilihan transportasi yang saling terhubung.

Berbagai moda yang tersedia meliputi layanan MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, Transjabodetabek, Mikrotrans, hingga jaringan JakLingko. Integrasi tersebut memungkinkan masyarakat berpindah moda transportasi dengan lebih mudah dan efisien.

Meski tingkat integrasi terus meningkat, penggunaan transportasi umum oleh masyarakat masih berada di bawah 30 persen. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong peningkatan jumlah pengguna transportasi publik melalui berbagai kebijakan dan pengembangan layanan.

Menurut Pramono, kemudahan akses serta jaringan transportasi yang semakin luas menjadi modal penting dalam membangun budaya penggunaan transportasi umum di Jakarta. Kehadiran layanan yang terhubung juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan mendukung mobilitas warga secara lebih efisien.

Selain program transportasi gratis, Pemprov DKI Jakarta juga terus memperkuat infrastruktur pendukung transportasi publik. Beberapa proyek yang tengah disiapkan antara lain penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said, pembangunan stasiun KRL yang melayani kawasan Jakarta International Stadium (JIS), serta jembatan penghubung JIS dan Ancol.

Berbagai proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat sistem transportasi publik Jakarta menuju kota global yang lebih modern dan berkelanjutan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.