Bupati Kukar: Sensus Ekonomi 2026 Jangan Sekadar Angka, Harus Berdampak Nyata bagi UMKM.
Sabtu, 13 Jun 2026, 11:58 WIBBupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menyebutkan hasil Sensus Ekonomi 2026Â yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini menjadi acuan pembangunan ekonomi secara luas, termasuk untuk pemberdayaan UMKM.
"Untuk itu, Pemkab Kutai Kartanegara mendukung penuh Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) oleh BPS, sebagai upaya memperoleh data akurat mengenai kondisi dan struktur perekonomian daerah," ujar Aulia Rahman di Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu.
Hasil akan dijadikan acuan karena kegiatan ini menjadi langkah awal mendata seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro hingga besar, di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Sedangkan saat ini, jumlah UMKM di Kutai Kartanegara tercatat 40.776 unit. Jumlah ini masih dalam verifikasi ulang oleh Dinas Koperasi dan UMKM setempat untuk memisahkan usaha yang masih aktif, musiman, atau yang sudah tutup, sehingga adanya SE2026 ini diharapkan diperoleh data final.
Adapun jenis usaha yang dijalankan oleh puluhan ribu UMKM ini meliputi makanan dan minuman baik berupa amplang, gula aren/gula gait, kopi nipah, olahan ikan/ udang, keripik, teh herbal dan aneka kue tradisional.
Ada pula jenis kerajinan dan ekonomi kreatif yang meliputi batik Ulap Doyo, sulam tumpar, anyaman nipah, kerajinan manik, serta suvenir khas Kutai.
Kemudian UMKM yang bergerak di subsektor pertanian dan perkebunan, meliputi olahan kakao, rumput laut, daun kratom, buah naga, hingga kelapa sawit olahan.
Termasuk UMKM yang bergerak di sektor jasa dan perdagangan seperti warung, toko kelontong, transportasi kecil, jasa servis, dan konveksi. Lantas usaha bidang obat-obatan dan kecantikan seperti olahan dari bawang tiwai (tumbuhan endemik), produk minyak urut, serta jamu tradisional.
"Hasil SE2026 akan menjadi basis data pembangunan. Data yang dihasilkan akan memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi perekonomian Kutai Kartanegara sehingga sangat penting untuk mendukung pengambilan kebijakan pemerintah," katanya.
Sementara Plh Kepala BPS Kabupaten Kutai Kartanegara Khairil Anwar mengatakan saat ini pihaknya dalam proses pelaksanaan sensus melalui pelatihan petugas lapangan. Sebanyak 586 petugas sensus telah disiapkan dan akan bertugas di 20 kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara
"SE2026 merupakan sensus besar yang dilakukan BPS setiap 10 tahun sekali. Data SE2026 akan digunakan untuk pemetaan struktur ekonomi, penyusunan produk domestik bruto (PDB), hingga perencanaan program pemberdayaan UMKM," kata Khairil.
- sensus ekonomi 2026
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.