Kaltim Perkuat Hilirisasi Sektor Perikanan

Jumat, 12 Jun 2026, 05:45 WIB

SAMARINDA - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur menjelaskan tiga strategi hilirisasi sektor perikanan dalam upaya mendongkrak nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.

"Kami berkomitmen menjalankan hilirisasi secara terintegrasi dari hulu hingga hilir agar komoditas perikanan daerah kita memiliki daya saing tinggi di pasar global," kata Kepala DKP Kaltim Irhan Hukmaidy di Samarinda, Kamis (11/6).

Ket. Foto: Aktivitas pelelangan ikan di Kaltim. — Sumber: antara foto

Strategi pertama yang ditempuh pemerintah daerah berupa penguatan dari sektor hulu dengan menerapkan standarisasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) demi menjaga konsistensi pasokan bahan baku.

"Selaras dengan penguatan hulu tersebut, dikembangkan pula kawasan Kampung Budidaya berbasis komoditas spesifik seperti kerapu di Kabupaten Berau, nila dan patin di Kutai Kartanegara, serta patin di Penajam Paser Utara," katanya.

Strategi kedua, yakni pembinaan teknis secara berkala agar Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) terdorong untuk naik level menggunakan sistem semi-intensif maupun teknologi modern yang lebih produktif.

DKP Kaltim juga aktif memfasilitasi penerbitan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) guna membantu produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal agar mampu menembus jaringan ritel modern hingga pasar ekspor.

Pada strategi ketiga, akselerasi infrastruktur dan logistik dioptimalkan melalui penyediaan fasilitas rantai dingin (cold chain) berupa pabrik es serta ruang penyimpanan beku (cold storage) untuk menjaga kesegaran mutu produk.

"Di sisi komoditas unggulan, udang windu organik saat ini menjadi primadona ekspor andalan Kaltim karena metode budi dayanya yang sepenuhnya alami sangat diminati oleh konsumen internasional," ujar Irhan.

Untuk mengantisipasi serangan penyakit pada udang tersebut, DKP Kaltim membentuk tim monitoring khusus yang melibatkan sinergi dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Ia mengatakan dukungan permodalan juga disalurkan secara berkala dalam bentuk bantuan benih berkualitas kepada kelompok tani agar roda perekonomian dan aktivitas produksi mereka dapat terus berputar lancar.

"Upaya pemulihan juga menyasar sektor rumput laut yang sempat turun produksinya dengan menjalin kerja sama pembibitan bersama Universitas Mulawarman serta mendatangkan varietas bibit unggul dari Takalar, Sulsel," katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.