Ekosistem UKM Makassar Terus Diperkuat dengan Berbagai Kemitraan
Jumat, 12 Jun 2026, 08:00 WIBMAKASSAR â Untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan UKM, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Makassar, Sulawesi Selatan terus membangun kemitraan dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta di Makassar, Jumat, menjelaskan bahwa salah satu upayanya yakni Ewa-Ko Fest 2026 atau Edukasi Wirausaha Kolaboratif dan Inovatif yang digelar bersama dengan perbankan, pelaku UMKM, komunitas dan media.
"Ewa-Ko Fest 2026 diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kemitraan dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi," ujarnya.
Arlin Ariesta menjelaskan keterlibatan perbankan seperti Bank Sulselbar untuk memudahkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam mengakses bantuan permodalan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Menurutnya, Kota Makassar sebagai pusat pergerakan ekonomi di kawasan timur Indonesia memiliki potensi besar dalam melahirkan lebih banyak wirausaha yang mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus pencipta lapangan kerja.
"Melalui momentum Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional yang diperingati setiap Juni, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Ewa-Ko Fest," jelasnya.
Arlin menuturkan, Ewa-Ko Fest sebagai wadah yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas dan para pelaku usaha UMKM yang nantinya bisa bersinergi dan saling kolaborasi membangun ekosistem kewirausahaa yang lebih kuat.
Dia menjelaskan, penyelenggaraan festival tersebut merupakan langkah strategis untuk menghadirkan ruang bersama bagi pelaku UMKM, calon wirausaha, perguruan tinggi, lembaga jasa keuangan, inkubator bisnis, korporasi, dan pemerintah agar dapat tumbuh dan berkembang dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
"Kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan utama, antara lain meningkatkan edukasi dan literasi bisnis, menumbuhkan semangat pemberdayaan UMKM, serta mendorong kreativitas dan inovasi yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha," terangnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kata dia, Ewa-Ko Fest menghadirkan beragam rangkaian kegiatan mulai dari talkshow, seminar bisnis, workshop, pameran dan expo produk UMKM, aktivasi komunitas, kompetisi kewirausahaan, hingga hiburan bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menggandeng sejumlah mitra strategis.
Diantaranya Bank Sulselbar, Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Sulawesi Selatan, Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Makassar, HIPMI Kota Makassar, HIPMI PT UNM, Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia Sulampapua, Muraya Studio, serta PT Bumi Raya.
Menurut Arlin, kehadiran berbagai komunitas dan organisasi tersebut menjadi kekuatan utama dalam membangun jejaring kewirausahaan yang inklusif dan kolaboratif.
"Ewa-Ko Fest bukan sekadar festival, tetapi menjadi tempat bertemunya para pelaku usaha untuk bertukar ide, membangun sinergi, memperluas jaringan, dan menciptakan inovasi baru agar produk-produk UMKM Makassar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," ucapnya.
- Kemitraan
- Bisnis UKM
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
"Satu Abad NU", PWNU Jatim Mengajak GenZI-NU Semarakkan Lewat Festival
-
Kasus Rantis Tabrak Ojol, 3 Personel Brimob Penumpang Rantis Disanksi Minta Maaf
-
Kacang Unik dari Pandanga Morotai Perlu Dilestarikan
-
Lewat Workshop FAO-CIRDAP, Indonesia Dorong Investasi Akuakultur Berkelanjutan
-
BNPB: Kebakaran Hutan Terjadi di Aceh, Riau dan Kalteng Meski Masih Musim Hujan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.