BNPB: Kebakaran Hutan Terjadi di Aceh, Riau dan Kalteng Meski Masih Musim Hujan
Sabtu, 17 Jan 2026, 13:46 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menerima laporan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, yakni Provinsi Aceh, Riau, dan Kalimantan Tengah, meski sebagian daerah masih berada pada musim hujan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa karhutla dilaporkan pertama kali terjadi di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, sejak Kamis (15/1) dan hingga kini api masih belum sepenuhnya padam.
Berdasarkan data dari Pusdalops BNPB dilaporkan kebakaran di Aceh Barat melanda lahan seluas sekitar 1,5 hektare di Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan.
Tim gabungan menghadapi kendala pemadaman akibat angin kencang serta keterbatasan sumber air yang berada jauh dari lokasi kebakaran. âTim masih terus berjibaku melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak,â kata dia.
Selain Aceh, karhutla juga terjadi di Provinsi Riau, tepatnya di Kabupaten Siak dan Kota Dumai. Laporan BPBD setempat, pada periode 1 - 16 Januari 2026 tercatat kebakaran lahan seluas 3 hektare di Kota Dumai, dan 0,25 hektare di Kabupaten Siak, sehingga total luas lahan terbakar mencapai 3,25 hektare.
Abdul mengatakan bahwa upaya penanganan di Riau dilakukan melalui operasi darat oleh tim petugas gabungan setempat untuk memadamkan api sekaligus mencegah meluasnya kebakaran ke area sekitar.
Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah. Api melalap lahan seluas sekitar enam hektare di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Kamis (15/1) siang.
âBerdasarkan laporan kondisi mutakhir tim gabungan telah berhasil menjinakkan kebakaran di wilayah tersebut,â cetusnya.
Dengan rentetan peristiwa tersebut maka BNPB mengimbau secara khusus kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di wilayah dengan lahan gambut dan kawasan mineral terlantar yang rawan kebakaran, meskipun curah hujan masih terjadi di sejumlah daerah yang sebagaimana laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak musim hujan masih akan berlangsung hingga Februari.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Makassar Bakal Punya Perda HIV, Upaya Perkuat Pencegahan dan Penanganan HIV/AIDS
-
Cetak 1 Gol dan 2 Assist di Laga Terakhir! Lionel Messi Resmi Gantung Sepatu dari Timnas Argentina
-
Antisipasi Kabut Asap, Polres Aceh Barat Bagikan 1.000 Masker
-
Kebakaran Hutan Meluas di California, Melahap Rumah-rumah Mewah Bernilai Jutaan Dolar
-
Sapu Bersih Angkot Bodong, Pemkot Bogor Targetkan 516 Armada Dibekukan Hingga Akhir 2026
-
Marc Marquez Bikin Ducati Terpesona, Luigi Dall'Igna Ungkap Pujian Mengejutkan
-
Pulih dari Cedera, Dony Tri Pamungkas Optimistis Persija Dapat 3 Poin Lawan PSIM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.