Park&Ride Bakal Dikembangkan Jadi TOD

Kamis, 11 Jun 2026, 01:25 WIB

JAKARTA – Untuk memaksimalkan fungsi kawasan, maka Park&Ride Lebak Bulus akan dikembangkan menjadi transit oriented development (TOD). “Jadi, nantik tidak hanya berfungsi sebagai kawasan simpul transportasi, tetapi juga pusat hunian, bisnis, dan aktivitas warga,” tandas Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, Rabu.

Kawasan yang menjadi titik awal layanan MRT Jakarta tersebut dinilai memiliki posisi strategis untuk mendukung mobilitas warga dan mengurangi kepadatan kendaraan menuju pusat kota. Menurut Wali Kota, pengembangan kawasan Lebak Bulus diarahkan ke konsep integrasi transportasi dan tata ruang menyeluruh. Harapannya akan tercipta sistem mobilitas yang lebih nyaman, tertib, dan ramah.

Ket. Foto: Fasilitas parkir bagi penumpang pembawa kendaraan dekat halte atau stasiun (park and ride) Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (9/6). — Sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri

“Layanan MRT Jakarta harus didukung dengan penyediaan lokasi park and ride yang memadai. Harapannya, masyarakat yang akan menuju pusat kota dapat memarkirkan kendaraannya di lokasi ini. Kemudian mereka dapat melanjutkan perjalanan menggunakan MRT maupun Transjakarta,” ujarnya, Rabu (10/6).

Menurutnya, optimalisasi kawasan Park and Ride Lebak Bulus sejalan dengan program prioritas Gubernur Jakarta, Pramono Anung dalam mengurangi volume lalu lintas menuju pusat kota sekaligus meningkatkan kualitas udara ibu kota. Sebagai bagian dari pengembangan kawasan, Pemprov Jakarta menyiapkan dua alternatif lokasi untuk mendukung operasional terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Jakarta Selatan.

Alternatif pertama adalah mengoptimalkan area Park and Ride yang sudah ada dengan menambah fasilitas pendukung berupa lay-by atau area berhenti bagi bus antarkota. Lalu, alternatif kedua adalah mengembangkan kawasan eksisting Pasar Jumat menjadi terminal khusus bus AKAP.

“Fasilitas terminal ini diproyeksikan untuk mengakomodasi warga Jakarta Selatan dan sekitarnya yang ingin bepergian ke luar daerah, baik menuju wilayah Jawa maupun Sumatera,” terangnya.

Syafrin menjelaskan, tidak hanya memperkuat fungsi transportasi, kawasan Lebak Bulus juga dirancang menjadi pusat aktivitas baru. Pemprov Jakarta berencana membangun fasilitas Park and Ride berkapasitas besar melalui pembangunan gedung parkir bertingkat dan area pelataran yang luas untuk menampung kendaraan pengguna transportasi umum.

Di sisi selatan kawasan atau tepat di seberang lokasi Park and Ride saat ini, akan dikembangkan gedung mixed-use yang mengintegrasikan fungsi hunian, hotel, serta pusat kegiatan ekonomi dalam satu kawasan. Dia menambahkan, setelah proses perencanaan diselesaikan oleh PT MRT Jakarta, Pemprov akan melanjutkan tahapan berikutnya dengan membuka peluang kerja sama kepada pihak swasta melalui proses market sounding.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.