Isu Krisis Batu Bara Merebak, ESDM Bantah Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jabodetabek

Kamis, 11 Jun 2026, 22:30 WIB

JAKARTA – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sempat mengganggu aktivitas warga.

Mulai dari pekerjaan, usaha kecil, hingga kegiatan rumah tangga harus menyesuaikan diri selama pasokan listrik terhenti.

Ket. Foto: Ilustrasi - Pemadaman listrik di Jabodetabek. — Sumber: Istimewa.

Meski bersifat sementara, kondisi ini mengingatkan pentingnya keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung aktivitas masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi dan konektivitas.

Warga pun berharap pasokan listrik dapat segera kembali normal sehingga rutinitas sehari-hari bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah pemadaman listrik bergilir yang berlangsung di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akibat stok batu bara yang menipis.

“Tidak ada batu bara menipis,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/6).

Anggia menyampaikan pemadaman bergilir di kawasan Jabodetabek disebabkan oleh gangguan teknis.

Terkait permasalahan tersebut, Anggia menyampaikan pemerintah sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar gangguan tersebut tidak berulang.

“Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman, itu juga tidak benar. Dipastikan tidak benar,” ucap Anggia.

Ia juga menegaskan di tengah Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara yang masih terus berproses, tidak terdapat permasalahan dengan stok batu bara.

“Apalagi Pak Menteri (ESDM Bahlil Lahadalia) juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap, ya,” kata dia.

Pernyataan tersebut terkait dengan pemadaman listrik yang dialami oleh masyarakat di sebagian kawasan Jabodetabek. Pemadaman listrik telah berlangsung dalam sepekan dengan durasi yang beragam.

Di luar kawasan Jabodetabek, juga terdapat keluhan masyarakat yang mengalami mati listrik di Cianjur, Jawa Barat; Semarang, Jawa Tengah; Madura, Jawa Timur; serta sejumlah wilayah lainnya.

Terkait dengan pemadaman bergilir tersebut, muncul kabar bahwa pemadaman listrik disebabkan oleh krisis pasokan batu bara untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Untuk pasokan batu bara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah akan memberlakukan relaksasi kuota produksi batu bara menyusul kenaikan harga komoditas tersebut akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.