PT KAI Ungkap Pelanggan Kereta Compartment Suite Tumbuh 79,38 Persen
Rabu, 10 Jun 2026, 14:45 WIBJAKARTA - Pelanggan Kereta Compartment Suite PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencapai 20.565 orang saat ini. Jumlah ini menunjukkan kenaikan sebesar 79,38 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 11.465 pelanggan.
Kenaikan tersebut tercatat sepanjang periode Januari sampai Mei tahun 2026 di wilayah Pulau Jawa. Pihak perusahaan membandingkan data tersebut dengan jumlah pelanggan pada periode sama tahun 2025 lalu.
âPelanggan saat ini semakin memperhatikan kualitas pengalaman selama perjalanan. Kenyamanan, privasi, dan suasana yang tenang menjadi kebutuhan yang semakin relevan dalam mobilitas masyarakat,â ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangannya, Selasa (9/6).
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, turut menyampaikan pandangan terkait perilaku dari para pengguna. Kenaikan pelanggan membuktikan bahwa masyarakat kini sangat menghargai kualitas pengalaman selama mereka melakukan perjalanan.
âBanyak pelanggan ingin menikmati perjalanan dengan lebih nyaman dan lebih tenang. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting yang semakin diperhatikan ketika menentukan pilihan perjalanan,â kata Wisnu.
Setiap kabin pribadi dilengkapi kursi ergonomis yang dapat direbahkan secara elektrik hingga 140 derajat. Fasilitas lainnya berupa wireless fidelity atau WiFi serta colokan universal serial bus atau USB.
Kereta mewah ini juga menyediakan stop kontak pribadi serta lampu redup hiasan di kabin. Penumpang pun mendapatkan sajian makanan gratis selama perjalanan mereka menuju ke kota tujuan akhir.
Layanan kelas tinggi ini tersedia pada rangkaian Kereta Api Bima relasi Gambir menuju Surabaya Gubeng. Pilihan rute lainnya adalah Kereta Api Argo Bromo Anggrek menuju stasiun Surabaya Pasarturi di timur.
Selain itu, terdapat pula armada Kereta Api Argo Semeru yang melayani rute serupa setiap harinya. Seluruh perjalanan kereta tersebut berangkat dari Jakarta melalui Stasiun Gambir secara terjadwal dan teratur.
Pergeseran minat ini menunjukkan perubahan cara pandang masyarakat dalam menikmati sebuah perjalanan jarak jauh. Faktor kecepatan bukan lagi satu-satunya tolok ukur utama bagi sebagian besar konsumen saat bepergian. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kedaulatan Udara RI Jadi Prioritas Strategis
-
Denver Nuggets Tutup Musim Reguler NBA dengan Kemenangan
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Kawasan Legislatif IKN Terus Dibangun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.