Bakal Jadi Panggung Terakhir Cristiano Ronaldo, Ini Ambisi Radikal Portugal di Piala Dunia 2026

Rabu, 10 Jun 2026, 06:35 WIB

JAKARTA - Tim nasional (timnas) Portugal menatap putaran final Piala Dunia 2026 dengan komposisi skuad paling komplet di Eropa sekaligus mengusung misi emosional yang mendalam.

Raksasa sepak bola berjuluk Selecao das Quinas tersebut dipastikan kembali dipimpin oleh megabintang sekaligus kapten abadi mereka, Cristiano Ronaldo, yang bersiap mencatatkan sejarah penampilan di Piala Dunia keenamnya pada usia 41 tahun.

Ket. Foto: Gelandang timnas Portugal Vitinha (depan) berduel dengan pemain Amerika Serikat Alex Freeman dalam pertandingan persahabatan antara Amerika Serikat dan Portugal di Mercedes-Benz Stadium di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, pada 31 Maret 2026. — Sumber: AFP/KEVIN C. COX

Tim asuhan pelatih Roberto Martinez yang datang dengan status juara UEFA Nations League ini tergabung dalam Grup K bersama Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia, serta dijadwalkan memulai laga perdana di Amerika Utara pada Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. 

Portugal tergabung dalam Grup K bersama Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Di atas kertas, Portugal menjadi salah satu unggulan untuk lolos dari grup tersebut, dengan materi pemain yang merata dari lini belakang hingga depan.

Portugal lolos ke Piala Dunia 2026 melalui kualifikasi zona Eropa. Tim asuhan Roberto Martinez memastikan penampilan kesembilan mereka dalam Piala Dunia, sekaligus penampilan ketujuh secara beruntun sejak edisi 2002.

Perjalanan Portugal menuju Piala Dunia 2026 sempat tertahan oleh hasil imbang melawan Hungaria dan kekalahan dari Republik Irlandia. Namun, mereka menutup kualifikasi dengan meyakinkan setelah menang 9-1 atas Armenia pada laga terakhir. 

Martinez membawa Portugal dengan skuad yang memiliki banyak variasi. Sejumlah pemain seperti Joao Cancelo, Diogo Dalot, Matheus Nunes, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, dan Joao Neves memberi fleksibilitas dalam sistem permainan Portugal.

Portugal belum pernah menjuarai Piala Dunia. Pencapaian terbaik mereka terjadi pada edisi 1966 ketika finis peringkat ketiga saat Eusebio menjadi bintang utama turnamen itu.

Setelah itu, Portugal beberapa kali hadir sebagai tim kuat, terutama sejak generasi Luis Figo hingga Cristiano Ronaldo. Namun, trofi Piala Dunia belum pernah mereka bawa pulang.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Portugal melaju sampai perempat final sebelum dihentikan Maroko. Kekalahan itu menjadi salah satu momen paling emosional dalam karier internasional Ronaldo.

Portugal datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara UEFA Nations League. Gelar itu menjadi modal penting bagi Martinez untuk membawa kepercayaan diri tim ke turnamen terbesar sepak bola dunia.

Portugal juga tampil dalam Piala Eropa 2024, namun langkah terhenti di perempat final setelah kalah dari Prancis melalui adu penalti.

Dengan materi pemain yang lebih matang, Portugal berharap bisa melangkah lebih jauh dalam Piala Dunia 2026. Mereka memiliki pengalaman, kedalaman skuad, dan kualitas individu yang membuat mereka tetap masuk daftar tim yang layak diperhitungkan.

Ronaldo tetap menjadi nama terbesar dalam skuad Portugal. Selain menjadi kapten, Ronaldo juga membawa pengalaman besar dari lima edisi Piala Dunia sebelumnya.

Namun, kekuatan Portugal tidak hanya berada pada Ronaldo. Bruno Fernandes dan Bernardo Silva menjadi dua pemain penting dalam membangun serangan. Keduanya bisa mengatur tempo, membuka ruang, dan memberi variasi dalam fase menyerang.

Di lini tengah, Vitinha dan Joao Neves menjadi bagian penting dari generasi baru Portugal. Keduanya memberi energi, kontrol bola, dan kemampuan menjaga ritme permainan.

Di belakang, Ruben Dias menjadi pemimpin lini pertahanan, sedangkan Diogo Costa menjadi pilihan utama di bawah mistar. Guardian menyebut poros Portugal saat ini dibangun dari nama-nama seperti Diogo Costa, Ruben Dias, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Nuno Mendes, Vitinha, dan Ronaldo. 

Portugal juga membawa semangat emosional untuk mengenang Diogo Jota, yang meninggal dunia dalam kecelakaan pada 2025. Martinez menyebut nama Jota sebagai “plus one” dalam skuad Portugal, sebuah penghormatan terhadap mendiang penyerang Liverpool tersebut. 

Daftar skuad Portugal

Pelatih: Roberto Martinez.

Kiper:
Diogo Costa, Jose Sa, Rui Silva, Ricardo Velho.

Bek:
Diogo Dalot, Matheus Nunes, Nelson Semedo, Joao Cancelo, Nuno Mendes, Goncalo Inacio, Renato Veiga, Ruben Dias, Tomas Araujo.

Gelandang:
Ruben Neves, Samuel Costa, Joao Neves, Vitinha, Bruno Fernandes, Bernardo Silva.

Penyerang:
Joao Felix, Francisco Trincao, Francisco Conceicao, Pedro Neto, Rafael Leao, Goncalo Guedes, Goncalo Ramos, Cristiano Ronaldo.

Catatan: Martinez mengumumkan 27 pemain, dengan Ricardo Velho berstatus sebagai kiper keempat yang hanya bisa masuk daftar resmi 26 pemain apabila ada cedera pada salah satu dari tiga kiper terdaftar.

Jadwal Portugal di Grup K Piala Dunia 2026

  • Portugal vs Republik Demokratik Kongo, Kamis, 18 Juni 2026 pukul 00.00 WIB.
  • Portugal vs Uzbekistan, Rabu, 24 Juni 2026 pukul 00.00 WIB.
  • Kolombia vs Portugal, Minggu, 28 Juni 2026 pukul 06.30 WIB.

  • roberto martinez
  • piala dunia 2026
  • cristiano ronaldo
  • bruno fernandes
  • skuad portugal

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.