Nelayan Hilang di Laut Ditemukan Lemas Terombang-ambing

Selasa, 09 Jun 2026, 16:29 WIB

PALU -- Seorang nelayan asal Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang dilaporkan hilang saat melaut, ditemukan dalam keadaan selamat melalui operasi SAR gabungan.

“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara seluruh unsur SAR, aparat kepolisian, TNI AL, pemerintah setempat, dan masyarakat nelayan yang bergerak cepat melakukan pencarian,” kata Kasat Polairud Polres Parigi Moutong IPTU Noldy Wiliam Sualang di Parimo, Senin.

Ket. Foto: Tim SAR gabungan melakukan pencarian nelayan asal Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang hilang saat melaut. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Polres Parigi Moutong

Ia menjelaskan, korban bernama Fano (35), warga Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu saat perjalanan pulang usai memancing di perairan Parigi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat melaut pada Minggu (7/6) sekitar pukul 17.00 WITA. Saat perjalanan kembali menuju daratan, korban yang bertindak sebagai juru mudi perahu diduga terjatuh ke laut tanpa diketahui rekannya, Iki (12), yang berada di bagian depan perahu dan sempat tertidur.

Sesampainya di darat, Iki kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban. Mengetahui Fano belum kembali, keluarga bersama masyarakat langsung melakukan pencarian menggunakan tiga perahu nelayan sejak pukul 11.30 WITA.

Menindaklanjuti laporan itu, kata dia, Sat Polairud Polres Parigi Moutong segera berkoordinasi dengan Basarnas, Ditpolairud Polda Sulawesi Tengah, TNI AL, serta unsur terkait lainnya.

Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik jatuh korban dengan menggunakan satu unit kapal Basarnas dan sejumlah perahu nelayan.

Upaya pencarian tersebut melibatkan tiga personel Basarnas, dua personel Sat Polairud Polres Parigi Moutong, dua personel Ditpolairud Polda Sulteng, satu personel TNI AL, serta delapan warga setempat.

Sekitar pukul 14.00 WITA korban akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di atas sebuah rumpon, namun dalam kondisi lemas akibat terombang-ambing di tengah laut.

"Korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Anuntaloko Parigi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," ujarnya.

Ia mengatakan, dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR maritim gabungan tersebut resmi dinyatakan selesai.

  • hilang di laut

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.