Sekolah Rakyat di Jember, Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional
Senin, 08 Jun 2026, 15:52 WIBJEMBERâ Hamparan rumput hijau mulai menutup permukaan lapangan sepak bola yang berada di kawasan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember, Jawa Timur. Di tengah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, fasilitas olahraga tersebut menjadi salah satu elemen yang paling menonjol dari kompleks pendidikan seluas 7,4 hektare itu.
Tidak banyak Sekolah Rakyat yang memiliki lapangan sepak bola berukuran penuh. Ketersediaan lahan di kompleks Sekolah Rakyat Jember memungkinkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan lapangan berukuran 105 x 68 meter yang mengacu pada standar FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional).Â
Di sekeliling lapangan, dibangun jogging track dengan lebar standar internasional yang dilengkapi lapisan karet (rubber). Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan seluruh siswa untuk aktivitas olahraga sehari-hari. Lapangan ini dibangun bukan sekadar sebagai sarana olahraga, tetapi juga dirancang untuk memberi ruang bagi para siswa mengembangkan bakat, membangun karakter, sekaligus membiasakan pola hidup sehat sejak dini.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa percepatan pembangunan Sekolah Rakyat harus tetap mengedepankan mutu konstruksi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
âPaling penting, kualitas bukan sesuatu yang boleh dikorbankan. Saya paling anti mengorbankan kualitas, apapun yang terjadi, bangunan Sekolah Rakyat ini harus bertahan lama,â kata Menteri Dody.
Saat ini (per 5 Juni 2026), progres pembangunan lapangan sepak bola telah mencapai 93,94% dan menjadi salah satu fasilitas dengan tingkat penyelesaian tertinggi di kawasan Sekolah Rakyat Jember. Pekerjaan yang tersisa antara lain pemeliharaan rumput, pemupukan, serta penyempurnaan area pendukung agar lapangan siap digunakan saat sekolah mulai beroperasi.Â
Lapangan tersebut dilengkapi sistem drainase berlapis yang dirancang sesuai standar teknis lapangan sepak bola internasional sehingga mampu menjaga kualitas permukaan lapangan dalam berbagai kondisi cuaca. Selain itu, rumput yang digunakan merupakan jenis matrella yang mendukung kenyamanan dan keamanan aktivitas olahraga.
Kehadiran lapangan sepak bola berstandar internasional menjadi simbol bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada penyediaan ruang belajar. Kawasan ini dirancang sebagai lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh, baik dari sisi akademik, sosial, maupun fisik. Melalui fasilitas olahraga yang memadai, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan potensi diri, menumbuhkan sportivitas, disiplin, serta semangat untuk berprestasi.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai kontrak sebesar Rp221,99 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana KSO PT Nindya Karya (Persero) â Modern dengan dukungan manajemen konstruksi oleh PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).Â
Project Manager PT Nindya Karya Aryansah Pratama Putra mengatakan lapangan sepak bola dan jogging track Sekolah Rakyat Kabupaten Jember ditargetkan selesai pada pekan ini.Â
âKenapa bisa dikatakan standar internasional, jadi dimensi lapangan sepak bola sesuai dengan standar FIFA, sistem drainase juga sudah sesuai standar yang diterapkan FIFA, material rumputnya, dan juga jogging track dengan lebar sesuai standar internasional,â kata Willy.Â
Sementara secara keseluruhan progres pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember per 5 Juni 2026 telah mencapai 74,14%. Untuk mengejar target penyelesaian, Kementerian PU bersama kontraktor pelaksana mengerahkan sekitar 1.000 pekerja dan sejumlah alat berat guna menyelesaikan pekerjaan bangunan maupun penataan kawasan. Kelengkapan furniture atau meubelair untuk ruang kelas dan asrama juga sudah mulai dirakit setelah sebagian besar telah tiba di lokasi.
Sekolah Rakyat Kabupaten Jember ditargetkan mampu menampung sekitar 1.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dengan total 36 rombongan belajar. Kompleks sekolah ini tidak hanya dilengkapi ruang belajar, asrama, dan lapangan sepak bola, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang seperti rusun guru, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, lapangan basket, lapangan upacara, kantin, hingga area terbuka yang mendukung aktivitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa.
- Kementerian PU
- Program Sekolah Rakyat (SR)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
-
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah
-
Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, Ini 5 Lokasi dengan Progres Tertinggi
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.