Menekraf: Industri Gim dan Esport Jadi Penggerak Ekraf Serta Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Minggu, 07 Jun 2026, 20:13 WIB

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengatakan bahwa industri gim dan esport tidak lagi sekadar menjadi sarana hiburan bagi generasi muda Tanah Air.

Menurut dia, industri tersebut semakin berkembang lebih luas dan memiliki potensi untuk menjadi penggerak ekonomi kreatif yang berpotensi menciptakan lapangan kerja baru sekaligus melahirkan talenta digital berdaya saing global.

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meninjau produk pelaku ekraf dalam acara Musyawarah Nasional Indonesia Esports Association (Munas IESPA) 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (6/6). — Sumber: ANTARA/HO-Kemenekraf

“Kementerian Ekraf bukan hanya fokus terhadap talenta saja, tetapi keseluruhan ekosistem mulai dari gamers, casters, komunitas, event organizer, media, hingga profesi baru untuk subsektor gim yang membuka lapangan kerja dan ruang tumbuh bagi generasi muda Indonesia,” kata Teuku Riefky Harsya dalam keterangan resminya, Minggu (7/6).

Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 60 persen generasi Z dan milenial, saat ini lebih tertarik bekerja sesuai minat dan passion yang dimiliki.

Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi industri kreatif, khususnya sektor gim dan esports, untuk berkembang lebih cepat dalam beberapa tahun mendatang.

Komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan industri ini ditunjukkan melalui kolaborasi berkelanjutan antara Kementerian Ekraf dan Indonesia Esports Association (IESPA).

Kedua pihak sebelumnya telah menandatangani kesepahaman bersama untuk memperkuat pengembangan talenta digital, meningkatkan nilai ekonomi industri gim, serta memperluas ruang inovasi bagi para pelaku usaha kreatif.

Kementerian Ekraf dalam hal ini juga telah menerima penghargaan sebagai Mitra Lembaga Pemerintah Terbaik yang diberikan pada ajang Musyawarah Nasional Indonesia Esports Association (Munas IESPA) 2026.

Ketua Umum IESPA, Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, menilai kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem esports yang sehat dan berkelanjutan.

"Kami ingin IESPA tidak hanya fokus pada pembinaan atlet atau pro player saja, tetapi juga membangun seluruh rantai ekosistem esports. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, kami optimistis esports Indonesia mampu melangkah lebih jauh dan punya kekuatan regional maupun global,” ucap Ibnu Sulistyo Riza Pradipto.

Dengan semakin banyaknya dukungan dari pemerintah, komunitas, dan industri, esports Indonesia kini tidak hanya mengejar prestasi kompetitif.

Sektor ini juga mulai diposisikan sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif yang mampu menciptakan peluang usaha, pekerjaan baru, dan talenta digital yang siap bersaing di tingkat internasional. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.