Kemenekraf: Seni Budaya Perkuat Ekosistem Ekraf
Sabtu, 06 Jun 2026, 19:40 WIBJAKARTA - Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Dadam Mahdar mengatakan seni dan budaya memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional sekaligus membuka peluang bagi pelaku budaya untuk menjangkau pasar global.
"Kami meyakini bahwa budaya memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dan dunia," kata Dadam Mahdar dalam acara "Culture Beyond Borders: International Cultural Showcase" di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, seni pertunjukan dan seni rupa dapat menjadi sarana promosi budaya Indonesia di tingkat internasional sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi para pelaku budaya.
Ia mengatakan kegiatan pertukaran budaya seperti "Culture Beyond Borders" memiliki nilai strategis karena dapat memperkuat hubungan antarbangsa melalui diplomasi budaya.
"Di tengah dunia yang semakin terkoneksi, budaya tidak hanya menjadi identitas bangsa, tetapi juga menjadi jembatan diplomasi dan ruang dialog serta sarana membangun saling pengertian antar masyarakat dunia," ujarnya.
Dadam menambahkan Kemenekraf mendorong karya seni dan budaya Indonesia agar semakin dikenal di tingkat global sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi para pegiat seni.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, dan berbagai negara sahabat diperlukan untuk memperluas promosi budaya Indonesia di kancah internasional.
Sementara itu, Founder Belantara Budaya Indonesia Diah Kusumawardani Wijayanti mengatakan pelestarian budaya turut menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor pendukung.
Ia mencontohkan penyelenggaraan pertunjukan budaya melibatkan penggunaan kebaya, kain tradisional, aksesori, hingga berbagai perlengkapan seni yang memberi manfaat bagi pelaku usaha budaya.
"Ketika mereka ditampilkan, ada rasa percaya diri, ada kebanggaan. Di sisi lain, barang-barang pendukung seperti kebaya, konde, batik, tenun, dan aksesori juga bergerak," kata Diah.
Selain itu, kata dia, sejumlah peserta didik yang dibina Belantara kini telah berkarier sebagai guru tari dan koreografer profesional serta memperoleh penghasilan dari bidang seni budaya.
Belantara Budaya Indonesia saat ini membina sekitar 9.000 siswa melalui 22 sekolah tari dan musik tradisional gratis, termasuk sekolah khusus difabel dan sekolah inklusi.
Acara "Culture Beyond Borders: International Cultural Showcase" digelar dalam rangka memperingati 13 tahun Belantara Budaya Indonesia sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.
Kegiatan tersebut menghadirkan pertunjukan budaya Indonesia dan sejumlah negara sahabat, antara lain Rusia, Pakistan, Thailand, Palestina, Turki, dan Jepang. Ant
- Kemenekraf
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Menekraf Bahas Kolaborasi dalam Monetisasi Karya Kreatif Lokal
-
Real Madrid Buka Peluang, Liverpool Serius Boyong Camavinga Musim Panas Ini
-
Kemenekraf Dukung Nuanu Creative City Jadi Kawasan Kreatif Masa Depan
-
Inggris Usulkan KTT Khusus Bahas Keamanan Pelayaran di Selat Hormuz
-
Vietnam Pangkas Penerbangan Domestik karena Krisis Bahan Bakar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.