- Home
-
- Megapolitan
-
- Pelatihan untuk Tekan Peng...
Pelatihan untuk Tekan Pengangguran
Jumat, 05 Jun 2026, 03:27 WIBJAKARTA â Dalam upaya terus menekan angka pengangguran, berbagai cara ditempuh. Salah satunya dengan memberi pelatihan kepada warga. Inilah yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Jakarta.
Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur (Jaktim) memperkuat upaya menekan angka pengangguran melalui perluasan program pelatihan keterampilan keliling atau Mobile Training Unit (MTU).
âProgram ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan keterampilan masyarakat agar memiliki daya saing yang lebih baik di dunia kerja maupun kemampuan untuk membangun usaha secara mandiri,â kata Kepala PPKD Jakarta Timur, Teguh Hendarwan, Kamis.
Seluruh program pelatihan  dirancang berdasarkan kebutuhan dunia kerja serta potensi usaha yang berkembang di masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan dan memiliki peluang besar untuk mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi.
âBerbagai program kejuruan yang diselenggarakan, dirancang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja untuk mengangkat ekonomi,â ujar Teguh. Melalui program MTU, PPKD Jakarta Timur menghadirkan berbagai pelatihan berbasis kompetensi yang menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan.
Program tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi warga untuk memperoleh keterampilan kerja tanpa harus menempuh jarak yang jauh menuju pusat pelatihan. Beberapa pelatihan yang diselenggarakan saat ini, antara lain, merias wajah dan penataan rambut di Kelurahan Utan Kayu Selatan.
Kemudian, pembuatan makanan, minuman, roti, dan patiseri di Kelurahan Malaka Sari. Ada juga dasar penjahitan busana di Kelurahan Cakung Timur.
Selain keterampilan berbasis usaha, PPKD juga membuka peluang yang ingin memasuki sektor industri modern. Di sini akan dilatih desainer grafis muda di Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) 1 Rusunawa Jatinegara Barat dan junior office administration di Kelurahan Pondok Bambu.
Kemudian, ada pula pelatihan barista dasar di Kelurahan Pisangan Baru. Peserta disiapkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja industri makanan dan minuman yang terus tumbuh. Secara keseluruhan, program MTU PPKD Jakarta Timur mencakup 12 bidang kejuruan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar kerja.
Mayoritas pelatihan berlangsung selama 20 hari dengan porsi praktik lebih besar. Pendekatan ini diterapkan agar peserta dapat menguasai keterampilan secara langsung dan lebih siap memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pelatihan.
Khusus untuk program Bahasa Inggris, pelatihan dilaksanakan selama 45 hari karena mencakup berbagai tingkatan pembelajaran dan kompetensi yang lebih luas. Materi yang diberikan meliputi kemampuan dasar, tata bahasa, berbicara, percakapan, mendengarkan, serta berbagai keterampilan komunikasi.
Peningkatan kompetensi masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan. âMaka, PPKD terus berupaya menghadirkan program pelatihan yang relevan dan mudah diakses oleh masyarakat,â ucap Teguh.
Melalui program MTU yang didukung sertifikasi kompetensi nasional, Teguh berharap dapat mencetak tenaga kerja yang lebih siap bersaing, produktif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja.Â
Selain itu, PPKD Jaktim juga membuka peluang bagi warga yang ingin bekerja di luar negeri khususnya Jepang. Mereka akan difasilitasi.
âKami kembali membuka peluang bagi rakyat yang ingin berkarir di luar negeri,â jelas Teguh. wid/Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
Program Ayo Beraksi, Telkom Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang
-
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Penanganan Banjir di Jakarta Lebih Cepat
-
APBD Harus Optimal agar Memberi Dampak Nyata ke Masyarakat
-
Desa Jadi Magnet Baru, Tren Cari Kerja di Jabar Berubah Arah
-
Serie A : Como Incar Tiket Liga Champions, Udinese Siap Menghambat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.