Dibintangi Ferry Salim dan Rocky Gerung, Film 'Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang' Masuk Kompetisi Festival Film Shanghai
Jumat, 05 Jun 2026, 13:46 WIBJAKARTA - Film asal Indonesia "Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang" (RBMT) karya sutradara Ismail Basbeth terpilih mengikuti kompetisi utama festival bergengsi Shanghai International Film Festival (SIFF) 2026.
Film RBMT, dalam keterangan yang diterima di Jakarta (5/6), Jumat, masuk tujuh kategori kompetisi, yaitu Best Feature, Best Director, Best Actor, Best Actress, Best Screenplay, Best Cinematographer, dan Best Outstanding Artistic.Â
"Pencapaian ini merupakan kebanggaan sekaligus kehormatan bagi kami, bisa mewakili Indonesia dalam ajang festival film kelas dunia seperti SIFF," kata Produser film RBMT sekaligus CEO Matta Cinema Production Nugroho Dewanto dalam siaran tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.
Festival yang berlangsung pada 12 hingga 21 Juni 2026 menjadi lokasi pemutaran perdana dunia film yang memiliki judul internasional "My Own Last Supper" itu. Proyek film RBMT itu diluncurkan di Asian Content and Film Market (ACFM) Busan Internasional Film Festival, tahun 2025.
RBMT mengisahkan seorang pria tua Tionghoa yang mengalami trauma psikologis dan politik karena identitas etnisnya. Melalui tokoh bernama Encek, penonton diajak memahami realitas kehidupan seorang Tionghoa di Indonesia.
"Kami ingin menyentuh dan mengajak penonton agar mampu memahami apa yang terjadi dalam hidup Encek, dalam sebuah cerita tentang trauma generasi yang berhasil diputus oleh seseorang yang berani mengubah nasib diri dan keluarganya," ujar Basbeth.
Film itu diadaptasi dari sebuah novel berjudul sama karangan Wisnu Suryaning Adji.
Sejumlah aktor senior bermain dalam film tersebut, yaitu Ferry Salim, Melissa Karim, dan Verdi Soleiman. Film "Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang" juga menjadi debut bagi Jessy Davita dan Nicholas Anderson dan akademisi Rocky Gerung.
Setelah penayangan di Shanghai International Film Festival, film itu dijadwalkan diputar di bioskop-bioskop di Indonesia pada akhir 2026.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sukses di Mancanegara, Film "Solata" Kembali ke Indonesia, Kisahkan Realitas Pendidikan di Tana Toraja
-
Kereta Listrik KAI Group Angkut 166,15 Juta Orang
-
Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun
-
Tayang Tahun Depan, Film "Berbagi Suami 2.0" Kembali Bertabur Bintang
-
Sinner Merasa Lebih Siap Hadapi Wimbledon, Waspadai Cuaca Panas
-
Film Indonesia Berhasil Curi Perhatian di Festival Film Internasional Shanghai, Tiket Nonton Ludes Terjual!
-
Kondisi Cuaca yang Panas Berpotensi Memperluas Karhutla di Aceh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.