WJNC 2026 di Malioboro Ditargetkan Tarik 60 Ribu Pengunjung
Senin, 05 Okt 2026, 18:00 WIBYOGYAKARTA â Pemerintah Kota Yogyakarta memperkirakan sekitar 60.000 orang akan menghadiri Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 di kawasan Malioboro pada Rabu (7/10). Perhelatan yang memasuki penyelenggaraan ke-10 ini menjadi salah satu agenda puncak peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Muhammad Zandaru Budi Purwanto, mengatakan penyelenggaraan WJNC tahun ini memiliki keistimewaan karena parade untuk pertama kalinya digelar di kawasan Malioboro. Rangkaian parade akan dimulai dari halaman Gedung DPRD DIY dan pertunjukan utama berlangsung di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
âWJNC tahun ini istimewa karena lokasinya berada di kawasan Malioboro. Start dari DPRD DIY, kemudian display berada di Titik Nol Kilometer dan jalurnya keluar melalui Jalan Senopati serta Jalan KH Ahmad Dahlan,â jelas Zandaru dalam Jumpa Pers WJNC 2026, yang telah berlangsung di Ruang Yudhistira Balaikota Yogyakarta, Senin (5/10).
Mengusung tema Gana Kalajaya, WJNC 2026 melibatkan 14 kemantren se-Kota Yogyakarta. Setiap kemantren akan mengangkat tokoh pewayangan yang diwujudkan melalui kostum, tari, properti, dan musik.
Parade tersebut juga melibatkan tujuh delegasi dari luar daerah, yakni Kabupaten Bantul, Kota Magelang, DKI Jakarta, Kota Mojokerto, Kabupaten Sleman, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Ponorogo.
Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta berharap WJNC kembali menembus Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN). Kota Yogyakarta sebelumnya berhasil masuk jajaran tersebut pada 2023 dan 2024.
"Kami berharap dengan gelaran ini WJNC kembali masuk dalam Top 10 event terbaik nasional. Ini juga akan mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Yogyakarta,â katanya.
WJNC juga diharapkan ikut mendukung pencapaian target pariwisata Kota Yogyakarta pada 2026. Pemkot menargetkan 11 juta kunjungan wisatawan, dengan target belanja wisatawan sekitar Rp2,3 juta dan rata-rata lama tinggal 1,78 hari.
âDengan adanya WJNC ini kami optimistis target tersebut bisa terpenuhi dan kemudian menyumbang peningkatan pendapatan daerah dari sektor pariwisata,â imbuhnya.
Menurut Zandaru, peningkatan aktivitas wisata mulai terlihat seiring pelaksanaan berbagai agenda dalam rangkaian HUT ke-270 Kota Yogyakarta. Sejumlah kegiatan seperti Malioboro Run dan Simponi 1001 Gamelan turut mendorong pergerakan wisatawan dan okupansi hotel.
âKami berharap dalam rangkaian sampai selesainya HUT Kota, teman-teman hotel dan restoran juga mendapatkan dampak positif dari sisi pengunjung,â ujarnya.
Untuk mengantisipasi konsentrasi penonton di Titik Nol Kilometer, Pemkot Yogyakarta menyediakan tujuh titik layar LED di sejumlah lokasi sepanjang kawasan Malioboro. Fasilitas tersebut memungkinkan pengunjung menyaksikan rangkaian acara dari lokasi lain.
âHarapannya ketika kita pindah ke Malioboro ini bisa memberikan kenyamanan untuk menonton, karena area yang bisa digunakan wisatawan dan pengunjung cukup panjang,â jelasnya.
Selain pertunjukan dari 14 kemantren dan tujuh delegasi luar daerah, WJNC 2026 juga akan menghadirkan sejumlah bintang tamu. Berbagai fasilitas pendukung disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung, antara lain pos medis, toilet, masjid, tempat sampah terpilah, serta sejumlah lokasi parkir.
Peta fasilitas akan ditempatkan di beberapa titik di kawasan Malioboro sehingga pengunjung dapat mengetahui lokasi layanan yang dibutuhkan. Pemkot juga mengimbau masyarakat menjaga kebersihan, vegetasi, fasilitas umum, dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Aspek keamanan menjadi perhatian karena jumlah penonton diperkirakan mencapai puluhan ribu orang. Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Yogyakarta, Wirawan Hario Yudho, mengatakan pengamanan terbuka dan tertutup akan dilakukan bersama kepolisian dan Satpol PP.
âKarena berkumpulnya masyarakat dalam satu titik, kami menghimbau pengunjung tetap waspada terhadap barang bawaannya. Kami ingin masyarakat datang untuk bergembira dan menikmati acara dengan aman,â ungkapnya.
Dari sisi kesehatan, sejumlah pos medis disiapkan untuk memberikan pertolongan kepada pengunjung yang membutuhkan. Patroli mobil juga akan dilakukan di sekitar kawasan acara, termasuk untuk mendukung pengamanan jalur dan area parkir.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas dan sejumlah kantong parkir untuk mengatur pergerakan kendaraan selama WJNC berlangsung.
Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Hary Purwanto, mengatakan lokasi parkir disediakan bagi pengunjung, peserta, panitia, dan tamu undangan.
Pengunjung dari arah barat dapat menggunakan area parkir di kawasan Ngabean dan Jalan KH Ahmad Dahlan. Dari arah timur, lokasi parkir disiapkan di Jalan Suryotomo, Jalan Mataram, serta sejumlah sirip jalan di kawasan Malioboro. Tempat Khusus Parkir (TKP) eks Menara Kopi juga disiapkan di bagian utara.
Dishub menempatkan 10 titik pos pengaturan dengan dukungan sekitar 70 personel. Petugas akan mengatur lalu lintas sekaligus melakukan pengawasan terhadap aktivitas parkir.
âUntuk penutupan arus pada tanggal 7 Oktober akan kami mulai pukul 13.00 WIB dari kawasan utara, sekitar Hotel The Margo dan Hotel Grand Inna Malioboro. Kendaraan yang akan memasuki Malioboro akan dialihkan melalui Jalan Pasar Kembang,â jelas Hary.
Pemkot Yogyakarta mengajak masyarakat dan wisatawan mematuhi arahan petugas serta menggunakan kantong parkir resmi. Kebersihan, keamanan, ketertiban, dan fasilitas publik juga diminta tetap dijaga selama pelaksanaan WJNC.
âIni adalah wajah utama Kota Yogyakarta. Karena itu seluruh OPD akan melakukan persiapan secara detail agar pelaksanaan WJNC 2026 berjalan aman, tertib, nyaman dan memberikan pengalaman yang baik bagi masyarakat maupun wisatawan,â pungkasnya.
Berita Terkait:
-
Ye Live in Jakarta 2026, Pemprov DKI Siapkan Transportasi hingga Pengamanan
-
Wayang Tak Boleh Punah! Disbudpar Buleleng Siapkan Lomba untuk Cetak Seniman Muda
-
Pegadaian Raih Sertifikasi ISO 9001:2015, Keamanan Vault Berstandar Global
-
Laga Sepak Bola di Belanda Terancam Dihentikan Jika Suporter Nyalakan Kembang Api
-
Kopaska dan Dislambair Selami Badan KM Virgo 8, Temuan Bukti Siap Diserahkan ke KNKT!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.