IHSG Hari Ini Kembali Tersungkur di Zona Merah, Kepercayaan Investor Menipis di Tengah Tingginya Ketidakpastian

Kamis, 04 Jun 2026, 17:27 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup melemah mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Rendahnya kepercayaan investor mendorong aksi jual serta perpindahan dana ke aset yang dinilai lebih aman, sehingga menekan pergerakan indeks.

Ket. Foto: Ilustrasi-Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. — Sumber: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A

Kondisi ini menunjukkan bahwa sentimen pasar masih sangat dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga, stabilitas nilai tukar, dan prospek pertumbuhan ekonomi.

Pemulihan kepercayaan investor akan menjadi faktor kunci untuk mengembalikan momentum penguatan pasar saham dalam jangka menengah.

IHSG pada perdagangan Kamis (4/6) sore, ditutup melemah 101,28 poin atau 1,70 persen ke level 5.839,78.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat anjlok hingga menyentuh level terendah harian di 5.644 sebelum memangkas sebagian kerugiannya menjelang penutupan.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas menilai, pelemahan indeks terjadi seiring maraknya berbagai rumor di pasar domestik di tengah tingginya ketidakpastian dan rendahnya kepercayaan investor.

"Tekanan jual berlanjut dari perdagangan sehari sebelumnya akibat maraknya berbagai macam rumor di pasar domestik di tengah ketidakpastian yang tinggi serta rendahnya kepercayaan investor," ujarnya di Jakarta.

Selain itu, pelemahan rupiah yang ditutup turun sekitar 0,46 persen ke level Rp18.049 per dolar AS turut membebani sentimen pasar.

Di kawasan Asia, mayoritas indeks saham juga bergerak melemah akibat meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang mendorong kenaikan harga minyak serta memicu kekhawatiran terhadap potensi peningkatan inflasi global.

Berdasarkan analisis teknikal, pelebaran histogram negatif Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan terbentuknya pola death cross pada Stochastic RSI mengindikasikan tekanan jual masih cukup kuat.

Meski IHSG berhasil menjauhi level terendah intradayi, pergerakan indeks diperkirakan masih fluktuatif dengan kecenderungan melemah dan berpotensi menguji area support pada kisaran 5.700-5.800.

Sementara, pengamat pasar modal Elandry Pratama menilai penurunan IHSG dipicu kombinasi sejumlah sentimen negatif yang datang secara bersamaan.

Menurut dia, pelemahan rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS terjadi bersamaan dengan berlanjutnya arus keluar dana asing, baik dari pasar saham maupun surat berharga negara.

"Di saat yang sama, pasar juga mendapat sentimen negatif dari outlook Moody's terhadap Danantara," tuturnya.

Dari eksternal, ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat, sementara kebijakan tarif terbaru Presiden AS Donald Trump berpotensi menekan sejumlah sektor ekspor Indonesia.

"Kombinasi berbagai sentimen negatif tersebut kemudian diperparah oleh faktor teknikal berupa panic selling dan efek margin call, sehingga aksi jual semakin besar dan membuat penurunan IHSG menjadi lebih dalam pada perdagangan hari ini," jelasnya.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sebelas sektor ditutup di zona merah. Pelemahan terdalam dialami sektor industri yang turun 4,07 persen, diikuti sektor properti sebesar 3,28 persen dan sektor barang konsumsi primer sebesar 2,36 persen.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2,29 juta kali transaksi dengan volume perdagangan mencapai 39,68 miliar lembar saham senilai Rp25,53 triliun. Sebanyak 106 saham menguat, 623 saham melemah, dan 85 saham tidak mengalami perubahan harga.

  • Ihsg hari ini

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Libatkan Mama-Mama Arfak, Warmare Bersiap Jadi Kampung Dodol Matoa Pertama Papua Barat

Profil Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI

Raup Omzet Belasan Juta! UMKM Banjir Cuan di Pesta Rakyat Monas

HUT Ke-81 RI, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto Ajak Warga Jaga Persatuan

Magnet Perhatian, Arumi Bachsin Dandani Emil Dardak Busana Dayak Kenyah Demi Meriahkan Hari Kemerdekaan

Koops TNI Habema Hadirkan Kampung Hitadipa Damai, Teguhkan Semangat Kemerdekaan di Papua.

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Festival Perahu Bidar Palembang Tarik Ribuan Pengunjung

100 Siswa Sekolah Rakyat Tampil di Upacara HUT Ke-81 RI Istana Merdeka

Sisir Area 3.650 NM², Tim SAR All Out Berburu Jejak 4 Korban KPM Putri Yasmin!

Aksi Spektakuler 170 Taruna Akpol Pukau Istana Merdeka di Kirab Bendera Pusaka!

Bupati Aceh Barat Larang Tenaga Medis Live TikTok Saat Jam Pelayanan

Kado Kemerdekaan! 390 Napi Lapas Tulungagung Dapat Remisi, Ada yang Langsung Bebas!

BI Buka Babak Baru, Kartu Kredit Indonesia Kini Bidik Masyarakat Umum

Cuaca Ekstrem Guncang Filipina, 23 Warga Tewas

Sambut HUT Ke-81 RI, Pemkab Murung Raya Salurkan 104 Perangkat Starlink ke Pelosok

BI Bebaskan MDR QRIS UMKM Mulai Oktober

Presiden Prabowo Minta Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI Menghadap

Bencana Mengintai, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun Dana Darurat

Galaxy Z Fold8 Raup Untung Besar, Samsung Akan Bikin 5 Ponsel lipat Lagi Tahun Depan

Dirut Pertamina Turun Langsung ke Lokasi Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.