Adisutjipto Masih Beroperasi, Sultan Buka Peluang Optimalisasi Layanan Penerbangan

Kamis, 04 Jun 2026, 17:00 WIB

YOGYAKARTA - Keberadaan Bandara Adisutjipto dinilai masih memiliki ruang untuk mendukung layanan transportasi udara di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Di tengah arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan sejumlah bandara nasional, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bandara tersebut hingga kini tetap aktif beroperasi dengan fungsi yang berbeda dari Yogyakarta International Airport (YIA).

Menurut Sultan, pemanfaatan kembali Adisutjipto untuk memperkuat layanan penerbangan sipil bukan hal yang mustahil dilakukan. Namun, pelaksanaannya tetap harus mengacu pada pembagian peran yang selama ini berlaku antara Adisutjipto dan YIA.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. adisutjipto-airport.co.id

"Ya bisa saja. Sekarang kan sudah ada penerbangan juga. Hanya masalahnya ketentuannya itu, yang jet di bandara yang baru (YIA), yang baling-baling di Adisutjipto," ujar Sri Sultan saat ditemui, Rabu (3/6).

Ia menjelaskan, aktivitas penerbangan di Bandara Adisutjipto tidak pernah berhenti sepenuhnya sejak operasional penerbangan komersial utama dipindahkan ke YIA. Saat ini, bandara tersebut masih melayani pesawat baling-baling, termasuk jenis ATR, selain digunakan untuk kepentingan penerbangan militer dan tamu VIP.

Sementara itu, YIA tetap menjadi pusat layanan penerbangan komersial dengan pesawat jet karena didukung kapasitas dan fasilitas yang lebih besar. Karena itu, menurut Sultan, keberadaan kedua bandara tersebut tidak perlu dipertentangkan karena masing-masing memiliki segmen layanan yang berbeda.

Dengan kondisi tersebut, optimalisasi Adisutjipto dapat dipahami sebagai langkah memperkuat kapasitas layanan transportasi udara di DIY. Kehadiran dua bandara yang beroperasi sesuai fungsi masing-masing dinilai mampu memberikan lebih banyak pilihan akses bagi masyarakat maupun wisatawan.

Meski demikian, Sultan menegaskan keputusan terkait pengembangan operasional bandara sepenuhnya berada di tangan pengelola, yakni PT Angkasa Pura. Termasuk di dalamnya keputusan mengenai investasi maupun perluasan layanan penerbangan.

"Bandara itu juga di-maintenance oleh Angkasa Pura. Jadi yang lebih berhak itu Angkasa Pura, mau investasi di situ atau tidak," tegas Sri Sultan.

Terkait arahan Presiden mengenai optimalisasi bandara, Sultan mengaku hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi yang diterima Pemda DIY dari pemerintah pusat maupun pihak Angkasa Pura.

Wacana penguatan kembali peran Bandara Adisutjipto muncul sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan konektivitas udara di berbagai daerah. Jika terealisasi, langkah tersebut berpotensi memperluas akses transportasi menuju Yogyakarta sekaligus mendukung sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi yang menjadi penopang perekonomian daerah.

Selain menambah alternatif layanan penerbangan, pemanfaatan yang lebih optimal terhadap Adisutjipto juga diharapkan dapat memperkuat jaringan mobilitas nasional tanpa mengurangi fungsi strategis YIA sebagai gerbang udara utama DIY.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Tarif Parkir di Jakarta Naik? Dishub DKI Tegaskan Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Hanya Usulan

Datangi Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Tak Ancam Habitat Orangutan.

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

Garuda Spark Innovation Hub: Babak Baru Pengembangan Inovasi Daerah

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi.

WhatsApp Buka Suara Terkait Penyebab Banyak Akun Pengguna Terblokir

Tiap Rumah Korban Gempa NTT Disiapkan Bantuan Rp15 Juta

Jelang Aksi 27 Agustus, Kemkomdigi Imbau Tak Sebar Ujaran Kebencian dan Provokasi di Medsos

"Jakarta One Running Series 2026" Hadir di 5 Titik Kota Jakarta, Simak Rangkaian Acaranya!

Calon Gubernur BI Akan Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa

Polresta Tangerang Sekat Jalur Tol dan Stasiun Cegah Massa Aksi ke Jakarta, Inikah Negara Demokrasi?

Petenis Ukraina Hentikan Janice Tjen di Monterrey Open

Bali Makin Jadi Magnet Dunia, Penumpang Asing Dongkrak Trafik Bandara I Gusti Ngurah Rai

Harga Daging Mulai Bergejolak, Bapanas Intervensi Pasar

PLTS Pulau Sembur Jadi Mesin Ekonomi, Warga Tak Lagi Bergantung Genset

WhatsApp Sebut Kesalahan Sistem Buat Banyak Akun Pengguna Terblokir

Demo Besar-besaran pada Kamis (27/8), Polri Imbau Demonstrans Tertib dan Damai

UNDIP Gebrak Pertanian, Sawah Modern Ramah Lingkungan Siap Jadi Percontohan

DKI Bebaskan Denda Keterlambatan Guna Selesaikan Tunggakan Sewa Rusun

Damkar Lampung Selatan Berjibaku Padamkan Dua Titik Lokasi Karhutla

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.